Tag: ISO 9001
Betah di Tempat Kerja, Kenapa Tidak?
Ya, kenapa tidak?
SERTIFIKAT ISO MURAH – Dunia kerja seringkali tidak adil. Bertahan dengan sikap kerja yang baik tidak bisa menjadi jaminan kita akan betah di tempat kerja. Entah itu berasal dari atasan, rekan kerja, atau dari kerjaan itu sendiri. Zaman yang semakin maju, sistem yang kian menuntut pekerjaan seseorang untuk produktif dan efektif, serta sulitnya mencari pekerjaan lain yang belum tentu membikin kita nyaman. Dalam hal ini, kita tidak perlu mempertanyakan ‘kapan’, akan tetapi ‘bagaimana’ membuat kualitas kerja kita tetap terjaga, bahkan bisa terus ditingkatkan.
Sudah jadi kewajiban, bagaimana seorang pekerja beradaptasi dengan pekerjaan dan lingkungan kerja. Menyesuaikan dengan keadaan yang dinamis, situasi yang selalu berubah dari waktu ke waktu. Kita pun perlu bersikap profesional, sekadar ingin betah di tempat kerja.
Beberapa cara yang bisa dilakukan agar kita betah di tempat kerja, antara lain:
Jangan mudah merasa puas dengan hasil pekerjaan
Mengerjakan sesuatu yang memakan waktu lama dan proses yang cukup rumit membuat seseorang akan merasa puas saat pekerjaan itu berhasil diselesaikan. Sebab masih banyak hal yang perlu kita pelajari, dan merasa puas hanya akan menyulitkan kita pada pekerjaan berikutnya. Oleh karena itu, koreksilah pekerjaan dengan jiwa yang lapang. Semua tidak lain demi kebaikan kita sebagai seorang pekerja profesional.
Pergunakan waktu istirahat dengan baik
Seringkali banyak orang mengabaikan waktu istirahat, padahal hal ini bisa membuat kita tetap bisa menciptakan rasa nyaman di tempat kerja. Mengerjakan pekerjaan pun tetap bisa fokus. Dengan menggunakan waktu istirahat dengan baik, paling tidak ada dua hal yang membuat kita nyaman bekerja: kondisi tubuh terjaga dan pikiran menjadi fresh kembali.
Tidak sibuk mencari kesalahan orang lain
Kadang kita berusaha mencari kesalahan orang lain ketika atasan di tempat kerja kurang puas terhadap hasil kerja karyawannya. Padahal kenyataannya, hal itu bisa saja disebabkan oleh kita yang tidak teliti dalam mengerjakan suatu hal. Sibuk mencari kesalahan orang lain hanya akan menurunkan semangat, bahkan cenderung membikin kita jadi tidak betah di tempat kerja.
Berdoa dan Tetap Berpikir Positif
Berdoa melenyapkan segala sifat buruk dalam diri manusia. Cobalah tetap berlapang dada jika pekerjaan kita dikritik, baik oleh atasan maupun sesama rekan kerja. Atau bila mendapat sindiran halus, sebaiknya kita tetap berpikir positif. Karena hal ini merupakan tantangan terbesar untuk membuat diri betah di tempat kerja. Bukankah kita ingin pekerjaan yang kita lakukan tidak terasa sia-sia?
ISO 9001:2015 Telah Terbit!
SERTIFIKAT ISO MURAH – Edisi terbaru dari ISO 9001 (standar manajemen mutu ISO) telah terbit pada 23 September 2015. Ini merupakan akhir dari kerja selama lebih dari tiga tahun oleh 95 ahli dari berbagai negara yang berpartisipasi untuk merevisi dan menjadikan standar ini sesuai dengan kebutuhan saat ini.
Dengan lebih dari 1,1 juta sertifikat yang dikeluarkan di seluruh dunia, ISO 9001 membantu organisasi atau perusahaan menunjukkan kepada pelanggan bahwa mereka dapat menawarkan produk dan layanan berkualitas baik secara konsisten. Tidak hanya itu, ISO 9001 juga bertindak sebagai alat untuk merampingkan proses mereka (organisasi atau perusahaan) menjadi lebih efisien. Kevin McKinley selaku Sekretaris Jenderal ISO menjelaskan: “ISO 9001 memungkinkan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan global. Hal ini meningkatkan kemampuan organisasi untuk memuaskan pelanggan dan menyediakan dasar yang koheren untuk pertumbuhan dan keberhasilan yang berkelanjutan.”
ISO 9001:2015 memiliki perubahan penting, dimana standar ini telah dikembangkan dan lebih direvisi sebagai proses “evolusi daripada revolusi”. Tujuan dari perubahan standar ISO 9001 ini adalah menjadikannya lebih progresif menuju ke abad ke-21. Versi sebelumnya dari standar ISO 9001 bersifat lebih memberikan petunjuk atau ketentuan-ketentuan, dengan banyak persyaratan untuk catatan dan prosedur terdokumentasi.
Kini ISO telah mengambil langkah lebih lanjut, dan ISO 9001:2015 bahkan kurang preskriptif dari yang sebelumnya, bukan fokus pada kinerja. Namun titik ini dicapai dengan menggabungkan pendekatan proses dan pemikiran berbasis risiko, serta mempekerjakan siklus Plan-Do-Check-Act (Rencana-Lakukan-Cek-Ambil tindakan) di semua tingkatan dalam organisasi.
“Mengetahui organisasi yang saat ini akan memiliki beberapa standar manajemen, kami telah merancang versi 2015 untuk mudah diintegrasikan dengan sistem manajemen lainnya. Versi baru ini juga menyediakan dasar yang kuat untuk standar sektor-kualitas (otomotif, aerospace, industri medis, dll), dan memperhitungkan kebutuhan regulator.”
Mengantispasi banyak standar yang datang dan ada, Kevin McKinley menyimpulkan, “Dunia telah berubah, dan revisi ini diperlukan untuk mencerminkan hal ini. Teknologi mengendalikan harapan dan meningkat dari pelanggan dan bisnis. Hambatan perdagangan telah turun karena tarif yang lebih rendah, tetapi juga karena instrumen strategis seperti Standar Internasional. Kami melihat kecenderungan rantai pasokan global yang lebih kompleks yang menuntut tindakan terpadu. Sehingga organisasi perlu melakukan cara-cara baru, dan standar manajemen kualitas kami harus bersaing dengan harapan ini. Saya yakin bahwa edisi 2015 dari ISO 9001 dapat membantu mereka (organisasi atau peruahaan) mencapai hal ini (kepuasan pelanggan dan bisnis).”
ISO 9001:2015 menggantikan edisi sebelumnya, dan lembaga sertifikasi akan memilikinya hingga tiga tahun untuk memindahkan sertifikat ke versi baru.
Manfaat ISO bagi Perusahaan
SERTIFIKAT ISO MURAH – ISO sebagai Standar Internasional membawa teknologi, ekonomi dan manfaat sosial. Selain itu, manfaat ISO yaitu untuk membantu menyelaraskan spesifikasi teknis dari produk dan jasa, membuat industri lebih efisien, dan mencegah hambatan perdagangan internasional. ISO membantu meyakinkan konsumen bahwa produk yang aman, efisien dan baik untuk lingkungan.
ISO telah mengembangkan standard bahan dalam menggambarkan manfaat ekonomi dan sosial. Hal itu dimaksudkan untuk diketahui oleh para pengambil keputusan dan pemangku kepentingan, sebagai contoh konkret dari nilai standar.
ISO sebagai Standar Internasional adalah pedoman dan alat strategis untuk membantu perusahaan mengatasi beberapa tantangan yang paling menuntut dari bisnis modern. Memastikan bahwa operasi bisnis sampai se-efisien mungkin, meningkatkan produktivitas dan membantu perusahaan mengakses pasar baru. Manfaat ISO tentu tidak hanya dirasakan oleh perusahaan saja, tapi juga klien dan pelanggan.
Manfaat ISO bagi perusahaan meliputi:
- Penghematan biaya. Membantu mengoptimalkan operasi, sehingga meningkatkan bottom line baik saat produksi maupun pemasaran.
- Meningkatkan kepuasan pelanggan. Membantu meningkatkan kualitas barang, meningkatkan kepuasan pelanggan serta meningkatkan penjualan.
- Membuka akses ke pasar baru. Membantu mencegah hambatan perdagangan dan membuka pasar global.
- Peningkatan pangsa pasar. Membantu meningkatkan produktivitas perusahaan dan keunggulan secara kompetitif.
- Manfaat lingkungan. Membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Perusahaan sebagai pelaku bisnis juga mendapatkan keuntungan dari mengambil bagian dalam proses pembangunan standar.
Mengapa perusahaan turut terlibat dalam pengembangan standar?
Salah satu kekuatan dari standar ISO adalah bahwa ISO dibuat oleh orang-orang yang membutuhkannya. Ahli industri mendorong semua aspek dari proses pengembangan standar, dari memutuskan apakah standar baru diperlukan untuk mendefinisikan semua konten secara teknis. Terlibat dalam proses ini dapat membawa keuntungan yang signifikan bagi perusahaan Anda, misalnya dengan:
- Memberikan akses awal untuk informasi yang bisa membentuk pasar di masa depan
- Memberikan perusahaan Anda suara dalam pengembangan standar
- Membantu menjaga akses pasar terbuka.
Terlibat dalam pengembangan standar membawa keprihatinan dan kebutuhan untuk menanggung pada sebuah proses yang akan mempengaruhi perusahaan Anda di masa depan.
Perilaku Selamat dalam Bekerja (Safety Behaviour)
SERTIFIKAT ISO MURAH – Perilaku selamat dalam bekerja adalah penerapan pola dan cara berperilaku kerja personal di tempat kerja yang lebih menekankan pada usaha antisipasi terhadap terjadinya kecelakaan di tempat kerja. Semua pekerja, baik karyawan maupun manajer perusahaan, perlu mengetahui perilaku ini (selamat dalam bekerja). Tentu tidak lain untuk menjaga agar lingkungan tetap kondusif, dan seluruh pekerja merasa nyaman dalam bekerja.
Penyebab Kecelakaan Kerja
Terdapat 2 hal pokok penyebab kecelakaan, yaitu perilaku kerja yang berbahaya (unsafe human act) dan kondisi yang berbahaya (unsafe conditions). Faktor manusia memegang peran penting dalam hal timbulnya kecelakaan, sekitar 80% – 85% kecelakan disebabkan oleh kelalaian atau kesalahan faktor manusia. (Suma’mur,1993)
Akibat Kecelakaan Kerja
Ada beberapa hal yang timbul yang diakibatkan kecelakaan kerja. Semua kecelakaan kerja yang diketahui atau dilaporkan yang mengakibatkan:
- Kerugian harta benda (asset), mulai dari yang kecil hingga besar, misalnya waktu kerja yang terbuang karena mesin OFF dan memerlukan perbaikan.
- Korban manusia, mulai dari cidera ringan hingga meninggal dunia, fatality (termasuk akibat keracunan pestisida pada manusia).
- Korban manusia dari penyakit akibat kerja (PAK). Karena manusia terkena PAK, namun ia memaksakan diri untuk terus bekerja dan berakibat menurunnya konsentrasi pada dirinya, hal itu bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja.
- Munculnya biaya tak terduga, misalnya kehilangan efisiensi produksi karena karyawannya berhenti bekerja, biaya pelatihan karyawan baru, dan sebagainya.
Mengapa Unsafe Behavior Terjadi?
Orang atau tenaga kerja sering melakukan unsafe behavior atau unsafe human act karena:
- Merasa telah ahli di bidangnya dan belum pernah mengalami kecelakaan walaupun melakukan unsafe behavior.
Mereka berpendapat bahwa, bila selama ini bekerja dengan cara ini (unsafe) tidak terjadi apa-apa dan tidak berpengaruh apa-apa sama sekali, mengapa harus dirubah? Pernyataan tersebut mungkin benar, tetapi hal ini merupakan potensi besar terjadinya kecelakaan kerja.
- Perilaku unsafe mendapat dukungan yang besar dari lingkungan, sehingga selalu dilakukan dalam pekerjaan.
Tenaga kerja sebenarnya ingin mengikuti kebutuhan akan keselamatan (safety needs), namun adanya kebutuhan lain telah menimbulkan konflik alam dirinya. Hal ini membuatnya menomorduakan keselamatan kerja terhadap faktor lainnya.
Faktor lainnya itu antara lain adalah keinginan menghemat waktu, menghemat usaha, merasa lebih nyaman, menarik perhatian, mendapat kebebasan dan mendapat penerimaan dari lingkungan.
Contoh Unsafe Behavior:
- Mengoperasikan peralatan tanpa wewenang.
- Gagal untuk memberikan peringatan dan gagal untuk mengamankan.
- Bekerja dengan kecepatan yang salah.
- Menggunakan alat yang rusak dan atau menggunakan alat dengan cara yang salah.
- Bersendau-gurau di tempat kerja dan atau mabuk karena minuman beralkohol atau minum obat keras.
- Memperbaiki mesin tanpa dimatikan terlebih dahulu.
- Memindahkan alat-alat keselamatan kerja.
- Bertindak yang menyebabkan alat-alat keselamatan kerja tidak berfungsi.
Oleh karena itu, perilaku selamat dalam bekerja atau safety behaviour penting untuk kita ketahui. Hal ini semata-mata demi menjaga produktivitas kerja kita, atau bila memang Anda sudah tahu, kita ingat lagi bagaimana cara kerja kita sekarang, tetap produktif atau justru melalaikan beberapa pekerjaan?
SISTEM MANAJEMEN K3
SERTIFIKAT ISO MURAH – Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau Sistem Manajemen K3 (SMK3) adalah bagian dari sistem perusahaan secara keseluruhan yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian, dan pemeliharaan kewajiban K3, dalam rangka pengendalian resiko yang berkaitan dengan kegiatan guna terciptanya tempat kerja yang aman, efektif, dan produktif.
SMK3 diatur dalam Permenaker No. Per. 05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Tujuan penerapan SMK3 yaitu:
- Menempatkan tenaga kerja sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai manusia.
- Meningkatkan komitmen pimpinan dalam melindungi tenaga kerja.
- Meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja untuk menghadapi globalisasi.
- Proteksi terhadap industri dalam negeri.
- Meningkatkan daya saing dalam perdagangan internasional.
- Mengeliminir boikot LSM internasional terhadap produk ekspor nasional.
- Meningkatkan pencegahan kecelakaan melalui pendekatan sistem.
- Pencegahan terhadap problem sosial dan ekonomi terkait dengan penerapan K3L.
Sesuai Psl. 3 Permenaker No. Per. 05/MEN/1996, untuk perusahaan yang mempekerjakan minimal 100 orang tenaga kerja dan atau ada potensi bahaya ledakan, kebakaran, pencemaran dan penyakit akibat kerja, maka wajib menerapkan SMK3.
Dalam penerapan SMK3, perusahaan wajib:
- Menetapkan kebijakan K3 dan menjamin komitmen terhadap penerapan Sistem Manajemen K3. Contoh: tersedianya Kebijakan K3 dan adanya bagian khusus yang menangani pengelolaan K3.
- Merencanakan pemenuhan kebijakan, tujuan dan sasaran penerapan K3. Contoh: melalui pelaksanaan activity plan K3 yang telah disusun.
- Menerapkan kebijakan K3 secara efektif dengan mengembangkan kemampuan dan mekanisme pendukung yang diperlukan untuk mencapai kebijakan, tujuan dan sasaran K3. Contoh: melalui kampanye K3 di bulan K3, pelaksanaan training K3.
- Mengukur, memantau dan mengevaluasi kinerja K3 serta melakukan tindakan perbaikan dan pencegahan. Contoh: adanya Safety Audit sesuai 9 kriteria dalam Key Elemen Survey (KES).
- Meninjau secara teratur dan meningkatkan pelaksanaan Sistem Manajemen K3 secara berkesinambungan dengan tujuan meningkatkan kinerja K3. Contoh: adanya proses review pada periode tertentu terhadap pelaksanaan activity plan K3 yang telah disusun.
Apa yang diperoleh perusahaan dari SMK3 yang baik?
- Menjadikan sistem manajemen perusahaan berjalan konsisten, efisien dan efektif.
- Investasi dalam meminimalkan kerugian yang lebih besar.
- Sertifikat SMK3 dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan dan pemerintah kepada perusahaan.
- Meningkatkan kepercayaan karyawan kepada perusahaan.
- Penghargaan pemerintah kepada perusahaan.
- Sebagai tiket menuju perdagangan global.
Dalam hal ini perusahaan membutuhkan sertifikasi OHSAS 18001, sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja berstandar internasional. Hubungi kami sekarang! (klik di sini)
