Author: Sertifikat Iso Murah
Cara Mudah Menjadi Karyawan Teladan
SERTIFIKAT ISO MURAH – Pada prakteknya, menjadi karyawan teladan tidak terlalu sukar dilakukan. Tidak butuh banyak teori, apalagi sampai tega mengadu domba rekan kerja dengan atasan. Jika Anda memang ingin bekerja secara sungguh-sungguh, lakukan saja, jangan ragu. Karena karyawan teladan itu sendiri hanya julukan saja, sama seperti sebutan juara kelas saat Anda sekolah dulu.
Cara mudah menjadi karyawan teladan. Tak perlu pusing memikirkan bagaimana cara menjadi karyawan. Berikut cara mudah menjadi karyawan teladan.
Niat
Hal pertama yang perlu Anda lakukan ketika ingin menjadi karyawan teladan adalah dengan meniatkan diri. Karena niat adalah kunci, maka jangan sampai kunci itu hilang. Ini tidak sama seperti selera Anda terhadap makanan. Jika Anda kehilangan selera makan, Anda bisa memakan yang lain. Soal bekerja tidak bisa. Ketika Anda sudah bekerja pada satu perusahaan, Anda tidak bisa dengan mudahnya mencari pekerjaan lain lantaran merasa tidak nyaman, baik terhadap atasan maupun rekan kerja apalagi dengan pekerjaan Anda sendiri.
Cara mudah menjadi karyawan teladan adalah dengan berniat. Sebab dengan meniatkan diri untuk bekerja, selamat, Anda sudah mulai maju selangkah mendekati kriteria karyawan teladan.
Jujur
Anda pasti akan merasa sangat kecewa jika orang lain tidak jujur dengan Anda, begitu juga atasan. Bahkan tanpa Anda menjadi karyawan teladan, Anda diwajibkan untuk bekerja secara jujur. Transparan. Tidak merugikan siapa pun, baik perusahaan maupun diri Anda sendiri. Kejujuran juga berperan penting sekadar ingin orang lain dapat percaya kepada Anda.
Memegang teguh nilai-nilai kedisplinan
Datang tepat waktu kadang dirasa sepele bagi seorang pekerja, padahal hal ini berguna dalam memulai pekerjaan. Bila perlu Anda datang sebelum jam masuk kantor. Jika terhadap waktu saja Anda mampu untuk disiplin, hal lain yang menyangkut pekerjaan pun sudah tentu bisa Anda lakukan. Menyelesaikan pekerjaan, misalnya. Belajarlah untuk bersikap disiplin dan adil pada diri Anda sendiri. Jangan sampai atasan Anda kecewa dengan sikap dan kinerja Anda dalam melakukan pekerjaan.
Cara mudah menjadi karyawan teladan.
Terus melakukan yang terbaik
Setelah Anda mengetahui tiga cara di atas, yang terakhir yang perlu Anda lakukan adalah terus melakukan yang terbaik. Tidak ada pekerjaan yang sulit, yang ada hanya usaha yang belum dilakukan secara maksimal.
Profesionalisme dalam Bekerja
SERTIFIKAT ISO MURAH – Persaingan yang ketat di dalam dunia kerja membuat setiap individu diharuskan bersikap profesional. Hanya individu dengan pemahaman yang kuat serta memiliki profesionalisme yang akan memenangkan persaingan di dalam dunia kerja.
Sebetulnya meski tanpa persaingan, dunia kerja itu sendiri menuntut seseorang bersikap profesional. Bahkan perusahaan berani bayar mahal untuk orang-orang yang profesional dalam bekerja. Semakin hari dunia semakin mengakui bahwa profesionalisme dapat meningkatkan kualitas seorang pekerja. Apa pun profesinya, sikap profesional seorang pekerja menjadi hal yang utama; setelah bekerja dengan sungguh-sungguh.
Pada hakikatnya seorang yang profesional memiliki tiga ciri, antara lain:
- Pekerjaan yang dilakukan seorang yang profesional itu semata-mata sebagai entitas diri demi profesi yang dijalani.
- Seorang yang profesional melakukan pekerjaannya dengan memperhatikan segala aspek, baik teknis maupun non-teknis.
- Mengacu pada sebuah kode etik yang ada dan sikap dalam memperbaiki kesalahan.
Yang dimaksud profesionalisme adalah suatu paham yang mencitakan dilakukannya kegiatan-kegiatan kerja tertentu dalam masyarkat, berbekalkan keahlian yang tinggi dan berdasarkan rasa keterpanggilan serta ikrar untuk menerima panggilan tersebut.
Beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan profesionalisme:
- Pengetahuan (Knowledge)
- Kemampuan (Ability)
- Keterampilan (Skill)
- Sikap (Attitude)
- Kebiasaan (Habit)
Jadi, profesionalisme adalah tingkah laku, kepakaran atau kualiti dari seseorang yang profesional (Longman, 1987).
Seseorang yang memiliki profesionalisme dalam bekerja senantiasa mendorong dirinya untuk mewujudkan kerja-kerja yang profesional. Seseorang yang memiliki profesionalisme dalam bekerja akan selalu berusaha mewujudkan dirinya sesuai dengan piawai yang telah ditetapkan. Ia akan mengidentifikasi dirinya, baik terhadap pekerjaan maupun lingkungan kerja.
Pentingnya profesionalisme dalam bekerja mengharuskan seseorang untuk mengubah pola pikir ke arah yang lebih baik, bahkan terus lebih baik. Tanpa profesionalisme sebuah institusi, sebuah organisasi, sebuah perusahaan tidak akan bertahan lama, karena profesionalisme inilah yang menghidupkan segala aktivitas di perusahaan.
Menjalin Kerjasama yang Baik dengan Customer
SERTIFIKAT ISO MURAH – Relasi yang baik antarpribadi menjadi kunci utama dalam menjalin dan melakukan kerjasama bisnis. Apalagi bila kerjasama yang dilakukan masih terbilang baru dan untuk pertama kalinya. Dengan membangun hubungan yang baik, sekalipun dengan calon customer, tentu kita akan mendapatkan beberapa manfaat, misal membuka peluang bisnis dengan relasi dari customer. Namun ada yang lebih penting, yaitu kepercayaan customer.
Sebagaimana membuat orang lain percaya, hal ini tidak mudah dilakukan. Begitu juga mendapatkan kepercayaan dari pelanggan. Ingat, pelanggan bukan hanya sebagai target bisnis. Menjalin kerjasama dan hubungan yang baik dengan pelanggan, ini jauh lebih penting. Bukankah menjalin pertemanan lebih sulit daripada melihat peluang bisnis?
Oleh karena itu, ada baiknya kita perlu menjalin kerjasama yang baik dengan customer. Bagaimana caranya, berikut hal-hal yang bisa Anda lakukan terhadap customer Anda:
Kenali customer sampai detail
Dalam melakukan kerjasama, sudah seharusnya Anda mencari tahu informasi tentang customer Anda. Carilah informasi sampai detail, jangan sampai ada yang terlewat, sebab hal ini akan membantu Anda dalam merekatkan hubungan dengan customer. Misal bagaimana sikapnya, apa yang membikin customer terhibur, hobinya, atau hal-hal yang disukai. Hingga hubungan antarpersonal tidak terlalu kaku, namun kerjasama bisnis pun tetap berlanjut dan memiliki tujuan yang jelas.
Jadikan customer tidak hanya sebagai rekan bisnis, tapi juga teman.
Setelah mengenali customer sampai detail, hal kedua yang dilakukan adalah menjadikannya tidak hanya sebagai rekan bisnis, tapi juga teman. Mengapa harus berteman?
Dunia bisnis menuntut orang-orang yang ada di dalamnya untuk mempertahankan dan memperluas relasi. Menjadikan customer sebagai teman merupakan salah satu cara yang efektif untuk melakukan hal tersebut.
Maintenance bussiness relationship
Hubungan bisnis yang telah dijalin harus dipertahankan, bagaimanapun caranya. Menjaga supaya hubungan bisnis tetap berlangsung bisa dilakukan dengan cara melakukan rapat di luar kantor sambil mentraktir customer makan siang. Ini penting, sebab tidak semua orang melakukannya.
Berikan pelayanan terbaik
Jika ketiga hal di atas sudah sanggup Anda lakukan, maka usaha yang berkelanjutan adalah terus memberikan pelayanan terbaik kepada customer. Banyak macamnya, misal menawarkan kemudahan terhadap customer dalam melakukan kerjasama yang lain.
Banyak cara menjalin kerasama yang baik dengan customer. Empat poin di atas paling tidak mewakili cara-cara yang mungkin sukar dimengerti. Atau Anda ingin menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001? Segera hubungi kami. (klik di sini!)
ISO 27001 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi)
SERTIFIKAT ISO MURAH – ISO 27001 adalah standar Internasional untuk sistem manajemen kemanan informasi atau lebih sering disebut dengan Information Security Management Systems (ISMS). Sejak semua organisasi atau perusahaan menerapkan sistem yang berbeda, ISMS selalu disesuaikan untuk menangani kebutuhan keamanan tertentu.
ISMS adalah pendekatan sistematis untuk mengelola informasi sensitif perusahaan, sehingga tetap aman. Ini termasuk informasi orang, proses dan sistem teknologi dan informasi dengan menerapkan proses manajemen risiko.
Menerapkan standar ISO 27001 akan membantu organisasi atau perusahaan Anda dalam mengelola keamanan aset seperti informasi keuangan, kekayaan intelektual, rincian karyawan atau informasi yang dipercayakan kepada Anda oleh pihak ketiga.
Hal ini dapat membantu usaha kecil, menengah dan besar di sektor apapun menjaga aset informasi aman.
ISO 27001:2013 menggantikan ISO 27001:2005 dalam menetapkan persyaratan untuk mendirikan, melaksanakan, menjaga dan terus meningkatkan sistem manajemen keamanan informasi dalam konteks organisasi atau perusahaan. Ini juga mencakup persyaratan untuk penilaian dan perlakuan risiko keamanan informasi, serta disesuaikan dengan kebutuhan organisasi atau perusahaan. Persyaratan yang ditetapkan dalam ISO 27001: 2013 adalah generik (umum) dan dimaksudkan untuk dapat diterapkan pada semua organisasi, terlepas dari jenis dan bentuknya.
Beberapa perubahan menarik dari seri ISO 27001 adalah:
- Peningkatan fleksibilitas dalam pilihan metode risiko Anda.
- Tuntutan disesuaikan dengan konteks Sistem Manajemen Keamanan Informasi atau ISMS.
- Tuntutan untuk pemantauan dan pengukuran mendapatkan bagian sendiri.
27001: 2013 memiliki sepuluh klausa pendek, ditambah lampiran yang panjang, yang meliputi:
- Lingkup standar
- Bagaimana dokumen direferensikan
- Reuse istilah dan definisi dalam ISO / IEC 27000
- Hubungan organisasi dan stakeholder
- Kepemimpinan keamanan informasi dan dukungan tingkat tinggi untuk kebijakan
- Perencanaan sistem manajemen keamanan informasi; perkiraan risiko; perlakuan resiko
- Mendukung sistem manajemen keamanan informasi
- Membuat sistem manajemen keamanan informasi operasional
- Meninjau kinerja sistem
- Tindakan korektif
Lampiran A: Daftar kontrol dan tujuan mereka.
Struktur di atas mencerminkan struktur standar manajemen baru lainnya seperti ISO 22301 (manajemen kelangsungan bisnis); membantu organisasi yang bertujuan untuk memenuhi beberapa standar, untuk meningkatkan mereka teknologi informasi dari perspektif yang berbeda. Lampiran B dan C dari 27001: 2005 telah dihapus.
Mengapa organisasi atau perusahaan perlu menerapkan ISO 27001?
Sebagian besar organisasi atau perusahaan memiliki beberapa kontrol keamanan informasi. Namun, jika tidak memiliki kontrol ISMS, mungkin menyebabkan hal itu tidak sesuai dengan kebutuhan bisnis perusahaan. Beberapa manfaat dari standar ISO 27001, yaitu:
Keyakinan (Trust): Menyediakan keyakinan dan jaminan untuk klien dan mitra dagang, bahwa perusahaan Anda mempunyai sistem manajemen keamanan informasi yang serius. Selain itu, ISO 27001 juga dapat digunakan untuk memasarkan perusahaan.
Efisiensi: pilihan pengendalian dilakukan sebagai bagian dari proses perlakuan risiko yang sedang berlangsung.
Perbaikan terus menerus: ISO 27001 meminta Anda untuk terus meningkatkan keamanan informasi perusahaan Anda. Hal ini membantu Anda untuk lebih menentukan jumlah keamanan yang tepat yang dibutuhkan untuk perusahaan. Sumber daya yang dihabiskan tidak terlalu sedikit, tidak terlalu banyak, tapi dalam jumlah yang tepat.
3 CARA MELAWAN RASA MALAS BEKERJA
SERTIFIKAT ISO MURAH – Banyak sebab mengapa orang malas bekerja. Misal terlalu banyak bekerja dan kurang istirahat, atau bisa juga karena merasa bekerja sendirian (ketika bekerja secara tim). Namun apa pun penyebabnya, rasa malas bekerja tidak terlepas dari pembawaan diri masing-masing orang.
Rasa malas bisa muncul kapan saja. Orang tidak tahu kapan rasa itu hinggap di dirinya. Tapi sekali lagi, rasa malas bekerja tergantung dari bagaimana pembawaan diri orang tersebut. Hal ini tentu akan jadi tolok ukur, seberapa sanggup orang bekerja secara profesional.
Kendati rasa malas itu cukup merepotkan, hal itu dapat dicegah bahkan justru harus terus kita lawan. Sesukses apa pun seorang pekerja, pasti ada waktu ketika ia merasa malas. Tapi jangan lantas berpikir, orang sukses saja bisa malas, masa saya tidak boleh?
Cara berpikir seperti itu justru yang paling mencerminkan rasa malas bekerja. Membuktikan bahwa kita belum bisa bekerja secara sungguh-sungguh, atau sekadar ingin bekerja dengan bahagia.
Beberapa cara melawan rasa malas bekerja, antara lain:
Biasakan berdoa sebelum mulai bekerja
Doa, sebagaimana yang termaktub dalam kitab hidup manusia, menjadi kekuatan fundamental untuk melakukan segala sesuatu. Berdoa menjauhkan segala sifat buruk, termasuk menjauhkan sifat malas.
Membiasakan diri untuk berdoa sebelum mulai bekerja membawa banyak kebaikan. Salah satunya, yaitu berbaik sangka kepada Yang Maha Pemberi Rezeki. Kalau kepada Yang Maha Pemberi Rezeki saja kita tak mampu berbuat baik, bagaimana bisa kita bersikap baik kepada orang lain, bahkan kepada pekerjaan sendiri?
Percayalah, sesulit apa pun pekerjaan, setiap ikhtiar memerlukan doa. Setidaknya, berdoa sebelum mulai bekerja adalah cara paling bijak dalam melakoni hidup sebagai manusia. Dan tentunya menjadi salah satu cara melawan rasa malas.
Belajar mencintai pekerjaan
Banyak orang beranggapan kalau dalam bekerja, seseorang juga memerlukan cinta. Mungkin terdengar aneh, tapi memang itulah kenyataannya. Jika seorang pekerja tidak bisa mencintai pekerjaannya—selayak mencintai karya seni—tentu ia tidak akan merasa nyaman. Mencintai karya seni seperti musik, film, atau buku, selalu menjadi hal yang menyenangkan.
Tidak hanya itu, seseorang perlu belajar mencintai pekerjaan supaya nyaman dengan lingkungan kerjanya. Baik rekan kerja maupun dengan atasan. Jadi ketika ada rekan kerja atau atasan yang menyebalkan, ia tidak perlu sibuk membenci hal itu. Dengan belajar mencintai pekerjaan, hal inilah yang akan menciptakan suasana nyaman. Kita bisa terus bekerja dan tidak memedulikan hal-hal sepele, seperti ketika ada rekan kerja atau atasan yang menyebalkan, yang membikin kita sampai malas bekerja.
Cuci mata
Rasa malas bisa tiba-tiba saja datang ketika kita sedang fokus-fokusnya bekerja. Seketika saja kita merasa begitu suntuk, pikiran terasa penat, dan lain-lain. Kalau sudah seperti itu, ada baiknya kita rehat sebentar. Cucilah mata, lihatlah pemandangan di luar kantor lewat kaca jendela. Atau bisa juga pergi ke luar kantor, berjalan-jalan sebentar dan menghirup udara yang segar. Lalu ketika pikiran dan diri sudah merasa tenang, kembalilah ke kantor, lalu kalahkan rasa malas tersebut.
Cuci mata juga bisa dimanfaatkan ketika hari libur. Bisa mengunjungi tempat-tempat wisata, gunung, atau pantai dan melihat birunya laut. Memanfaatkan hari libur, dengan bijak tentunya, dapat meminimalisir datangnya rasa malas. Namun juga jangan terlalu asyik cuci mata, sebab kita punya tanggung jawab usai berlibur, yaitu bekerja.
Semoga tiga cara di atas dapat membantu orang-orang yang bingung bagaimana cara melawan rasa malas saat bekerja.
