Tag: Sistem Manajemen Lingkungan
Menjalankan Sistem Manajemen yang Efektif dengan Good Cop versus Bad Cop
Menjalankan sistem manajemen yang efektif tidak hanya dilihat dari hasil pengukuran output saja, dan bagaimana pencapaiannya terhadap target. Tapi juga bagaimana memutuskan ketetapan untuk menjalankan sistem, serta menjadi catatan untuk ukuran efektifivitas proses sistem manajemen.
Good Cop versus Bad Cop. Istilah ini menunjukkan bahwa dalam menjalankan proses bisnis organisasi, Anda tidak perlu selamanya mengikuti SOP atau prosedur yang sudah Anda tetapkan sebelumnya. Cobalah Anda lihat relevansi SOP atau prosedur tersebut terhadap proses yang Anda jalankan, sudah efektif atau belum.
Good Cop versus Bad Cop, yaitu Anda seperti melihat:
- Departemen Produksi versus Departemen QC
- Departemen Purchasing versus Departemen Finance AP
- Departeneb Marketing versus Departemen Finance AR
- Departemen Front liner versus Departemen Operasional
- Departemen Gudang versus Departemen Pengiriman
- dll.

Contoh bagaimana mekanisme Good Cop versus Bad Cop berperan dalam efektivitas proses:
Orang Gudang: Kami sudah menyiapkan untuk pengiriman barang nomor DTR.X.1216 per tanggal 6 Juni 2016 ke pelanggan, siap dikirim.
Orang Pengiriman: Dasar Bapak mau keluar barang nomor DTR.X.1216 ini dari mana? Kami tidak pernah mengirimkan jadwal pengiriman gudang dengan nomor tersebut.
Orang Gudang : Kami terima informasi dari Sales kalau barang nomor DTR.X.1216 minta dikeluarkan untuk tanggal 6 Juni 2016.
Mengenal ISO 28000, Supply Chain Security Management System
Supply Chain Security Management System (SCSMS) adalah sistem manajemen untuk keamanan rantai pasokan berstandard internasional. Sistem ini diatur di dalam ISO 28000, standard yang merupakan seri dari ISO yang dikembangkan oleh ISO/TC 8 Ship and Marine Technology. Latar belakang pengembangan standard ini adalah:
- Pengendalian terhadap Isu Terorisme
- Pengendalian terhadap Pembajakan (hijacked)
- Pengendalian terhadap Penyelundupan
- Pengendalian terhadap Perampokan barang
Tujuan dari pengembangan sistem ISO 28000:2007 yaitu ntuk meningkatkan kesadaran terhadap pengendalian risiko rantai pasokan. Juga bagaimana memenuhi standard dan peraturan regulasi terkait dengan rantai pasokan.
Penataan penerapan prinsip sistem manajemen keamanan rantai pasokan secara komprehensif dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen lainnya seperti ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, ISO 27001, dan lainnya. Sehingga peran ISO 28000 SCSMS menjadi core value bagi industri rantai pasokan dengan pendekatan proses yang berbasis risiko.

Persyaratan ISO 28000:2007 , strukturnya adalah :
4.1. General Requirements
4.2. Security Management Policy
4.3. Security Risk and Planning
4.4. Implementation and Operation
4.5. Checking and Corrective Action
4.6. Management Review and Continual Improvement
Keuntungan dari penerapan ISO 28000, beberapa diantaranya adalah :
- Pemenuhan peraturan regulasi seperti :
- C-TPAT | Customs-Trade Partnership Againts Terorism milk America Serikat
- Secure Trade Partnership (STP) milik Singapore
- Transport Asset Protection Association(TAPA) merupakan asosiasi terhadap keamanan rantai pasokan
- Dan juga peraturan pemerintah didalam rantai pasokan dan logistik
ISO 28000 menjadi persyaratan administratif bagaimana komitmen organisasi yang terlibat di dalam rantai pasokan menjalankan bisnisnya dengan aman, terukur waktunya, pencapain konsistensi mutu produk barang pasokannya, dan memenuhi peraturan regulasi pemerintah.
Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001
SERTIFIKAT ISO MURAH – Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 adalah standar sistem yang diakui secara internasional untuk sistem manajemen pengelolaan lingkungan. ISO 14001 mengatur kontrol untuk kegiatan-kegiatan dalam proses bisnis perusahaan yang memiliki dampak terhadap lingkungan. Kontrol tersebut meliputi penggunaan sumber daya alam, penanganan dan pengolahan limbah, dan konsumsi energi.
Sistem Manajemen Lingkungan (SML) adalah struktur elemen terhubung yang menentukan bagaimana sebuah organisasi/perusahaan mengelola dampak lingkungan. Unsur-unsur ini meliputi kebijakan, struktur organisasi/perusahaan, prosedur, tujuan dan sasaran, dan proses yang telah ditentukan.
Menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan merupakan cara yang sistematis untuk sistem pengendalian dari proses bisnis perusahaan yang bisa berdampak pada lingkungan.
Dengan menerapkan ISO 14001, maka banyak manfaat yang bisa diambil, diantaranya yaitu:
- Jaminan terhadap perlindungan lingkungan.
- Sistem tata kelola lingkungan yang lebih baik.
- Meningkatkan citra dan pandangan terhadap perusahaan, serta meningkatkan hubungan yang lebih baik dengan masyarakat sekitar.
- Kepercayaan dan kepuasan pelanggan.
- Menekan risiko yang membahayakan lingkungan dan pekerja, dll.
Sebelum menerapkan ISO 14001, langkah awal yang harus dilakukan adalah mengevaluasi pengaruh proses bisnis perusahaan terhadap lingkungan, kemudian memprioritaskan cara mengurangi dampak tersebut. Selanjutnya, mengidentifikasi batas-batas sistem manajemen dan menyusun dokumen prosedur sesuai persyaratan ISO 14001.
Apakah sistem manajemen ISO 14001 bisa diintegrasikan dengan sistem ISO 9001?
Sangat bisa. Karena ISO 14001 adalah sistem manajemen yang dinamis. Sistem manajemn yang dapat diintegrasikan bersama sistem manajemen mutu ISO 9001, OHSAS 18001, dan dapat disesuaikan dengan perubahan organisasi dan industri, baik perubahan peraturan atau perundangan yang berlaku maupun perubahan ilmu dan teknologi.
Sertifikasi ISO 14001. Silakan isi laman permintaan proposal atau hubungi kami (klik di sini).
