Tag: auditor ISO

 

Pengaruh Tulisan dalam Sistem Manajemen

Tulis apa yang kamu kerjakan dan kerjakan apa yang kamu tulis.” menjadi jargon ISO sejak sistem itu diterbitkan. Sistem Manajemen ISO mempunyai pandangan bahwa sistem manajemen haruslah ada bukti evidence dalam bentuk tertulis. Tulisan tersebut menjadi referensi di dalam pekerjaan aktivitas.

Kita mengenal bentuk tulisan yang menjadi referensi sistem manajemen seperti manual,SOP atau Prosedur, Instruksi Kerja, dan rekaman. Hal tersebut terdapat di dalam sistem manajemen pada tiap-tiap organisasi. Namun, apakah jargon “Tulis apa yang kamu kerjakan dan kerjakan apa yang kamu tulis.” tetap relevan di dalam sistem manajemen saat ini?

Tulisan menjadi penting di dalam sistem manajemen. Tapi jika dilihat dari perkembangan sistem manajemen, saat ini tulisan tidak dibatasi pada bentuk dokumen tertulis . Sejauh informasi menjadi acuan di dalam pekerjaan, maka dapat disebut sebagai dokumen informasi.

Dokumen informasi tidak terbatas pada tulisan saja, juga dapat berupa gambar, grafik, rekaman video, maupun software aplikasi yang menjadi dokumen informasi untuk acuan kerja. Hal ini yang menjadikan sistem manajemen ISO menjadi lebih luwes dan melihat efektivitas documen informasi tersebut menjadi referensi kerja.

Sistem Manajemen ISO yang sudah mengadopsi persyaratan dokumen informasi, seperti ISO 27001:2013, 9001:2015, 14001:2015. Tahun-tahun mendatang trend sistem manajemen ISO akan mempersyaratkan dokumen informasi ke dalam persyaratan sistem.

Oleh karena keluwesan dokumen informasi, maka bagi informasi harus membuat batasan dokumen informasi apa saja yang dapat menjadi referensi kerja. Dengan batasan inilah menjadi dasar penerapan sistem manajemen serta pelaksanaan audit, baik audit internal dan audit eksternal.

Disaster Recovery Plan, Penanganan Darurat Layanan Informasi

Sistem berbasis keamanan informasi atau layanan servis manajemen seperti ISO 27001 dan ISO 20000 mensyaratkan adanya mekanisme Disaster Recovery Plan atau Rencana Penanganan Darurat. Istilah untuk ini berbeda-beda. ISO 20000 menyebut resolution plan, ada lagi sistem manajemen yang menyebut contingency plan, atau emergency response plan. Prinsipnya sama, yaitu bagaimana organisasi melakukan sebuah perencanaan terhadap keadaan darurat, dalam konteks ini adalah penanganan darurat layanan informasi.

Disaster recovery plan adalah upaya organisasi dalam melakukan rencana penanganan darurat terhadap layanan informasi. Berikut beberapa contoh rencana penanganan darurat:

Contingency Planning and Resilience mind map, types of plans

Organisasi harus membuat perencanaan, skema praktis dan simulasi terhadap darurat layanan informasi. Langkah utama disaster recovery plan yaitu melakukan backup, upaya pengendalian monitoring dan melakukanredundancy data.

 

Disaster Recovery Plan (DSP)  membawa rasa aman bagi pelanggan dan organisasi itu sendiri. Karena jaminan atas layanan informasi  di masa mendatang penuh dengan risiko, sehingga rencana penanganan darurat yang baik membawa nilai tambah terhadap pelanggan, termasuk di dalamnya membuat skenario-skenario penanganan darurat dan simulasi model discovery recovery plan. Model tersebut akan menjadi sebuah konsep manajemen keamanan layanan informasi.

 

Hey, Jangan Komplain Terus!

Komplain pelanggan adalah suatu hal yang harus ditangani dengan serius. Komplain juga menjadi parameter pengukuran bagaimana produk atau layanan anda diterima oleh pelanggan. Dalam ISO 9001: 2015 penanganan komplain diatur didalam pasal komunikasi dengan pelanggan.

Unhappy-Customers1

Komplain pelanggan memang bukan urusan anda, tetapi menjadi urusan anda ketika komplain dapat mempengaruhi kinerja organisasi anda. Perlu membuat sebuah batasan  keberterimaan komplain dari pelanggan, karena komplain yang anda harus follow up menjadi tanggung jawab atas produk atau pelayanan yang anda berikan. Masalahnya adalah sejauh apa komplain tersebut diatasi, dijawab dan dikomunikasikan kembali dengan pelanggan.

Curhat atau komplain? Saran atau komplain?  Komplain dengan pihak ketiga atas produk atau layanan anda apakah itu termasuk komplain?  Anda harus membatasinya. dengan cara:

  1. Batas lingkup complaint anda
  2. Catat customer complaint anda
  3. Identifikasi akar masalah pada complaint tersebut
  4. Selesaikan masalah tersebut
  5. Feedback kembali penanganan complaint tersebut dan komunikasikan dengan customer.

Penulis mempunyai pengalaman terkait dengan penanganan komplain. Sebuah brand susu anak bertanggung jawab atas produk susu yang rasanya pahit. penanganannya cepat dan penulis digtntikan dengan 3 krat produk susu lainnya.

milk

Penulis sangat berkesan dengan pelayanan produk susu tersebut. Itu menjadi hal yang konstruktif dalam menjaga image brand.

Manfaat ISO

SERTIFIKAT ISO MURAH – ISO sebagai Standar Internasional membawa teknologi, ekonomi dan manfaat sosial. Selain itu, manfaat ISO yaitu untuk membantu menyelaraskan spesifikasi teknis dari produk dan jasa, membuat industri lebih efisien, dan mencegah hambatan perdagangan internasional. ISO membantu meyakinkan konsumen bahwa produk yang aman, efisien dan baik untuk lingkungan.

ISO telah mengembangkan standard bahan dalam menggambarkan manfaat ekonomi dan sosial. Hal itu dimaksudkan untuk diketahui oleh para pengambil keputusan dan pemangku kepentingan, sebagai contoh konkret dari nilai standar.

ISO sebagai Standar Internasional adalah pedoman dan alat strategis untuk membantu perusahaan mengatasi beberapa tantangan yang paling menuntut dari bisnis modern. Memastikan bahwa operasi bisnis sampai se-efisien mungkin, meningkatkan produktivitas dan membantu perusahaan mengakses pasar baru. Manfaat ISO tentu tidak hanya dirasakan oleh perusahaan saja, tapi juga klien dan pelanggan.

Manfaat ISO bagi perusahaan meliputi:

Penghematan biaya. Membantu mengoptimalkan operasi, sehingga meningkatkan bottom line baik saat produksi maupun pemasaran.

Meningkatkan kepuasan pelanggan. Membantu meningkatkan kualitas barang, meningkatkan kepuasan pelanggan serta meningkatkan penjualan.

Membuka akses ke pasar baru. Membantu mencegah hambatan perdagangan dan membuka pasar global.
Peningkatan pangsa pasar. Membantu meningkatkan produktivitas perusahaan dan keunggulan secara kompetitif.

Manfaat lingkungan. Membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Perusahaan sebagai pelaku bisnis juga mendapatkan keuntungan dari mengambil bagian dalam proses pembangunan standar.

Mengapa perusahaan turut terlibat dalam pengembangan standar?

Salah satu kekuatan dari standar ISO adalah bahwa ISO dibuat oleh orang-orang yang membutuhkannya. Ahli industri mendorong semua aspek dari proses pengembangan standar, dari memutuskan apakah standar baru diperlukan untuk mendefinisikan semua konten secara teknis. Terlibat dalam proses ini dapat membawa keuntungan yang signifikan bagi perusahaan Anda, misalnya dengan:

  • Memberikan akses awal untuk informasi yang bisa membentuk pasar di masa depan
  • Memberikan perusahaan Anda suara dalam pengembangan standar
  • Membantu menjaga akses pasar terbuka.

Terlibat dalam pengembangan standar membawa keprihatinan dan kebutuhan untuk menanggung pada sebuah proses yang akan mempengaruhi perusahaan Anda di masa depan. SERTIFIKASI ISO SEKARANG!

ISO 27001 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi)

SERTIFIKAT ISO MURAH – ISO 27001 adalah standar Internasional untuk sistem manajemen kemanan informasi atau lebih sering disebut dengan Information Security Management Systems (ISMS). Sejak semua organisasi atau perusahaan menerapkan sistem yang berbeda, ISMS selalu disesuaikan untuk menangani kebutuhan keamanan tertentu.

ISMS adalah pendekatan sistematis untuk mengelola informasi sensitif perusahaan, sehingga tetap aman. Ini termasuk informasi orang, proses dan sistem teknologi dan informasi dengan menerapkan proses manajemen risiko.

Menerapkan standar ISO 27001 akan membantu organisasi atau perusahaan Anda dalam mengelola keamanan aset seperti informasi keuangan, kekayaan intelektual, rincian karyawan atau informasi yang dipercayakan kepada Anda oleh pihak ketiga.

Hal ini dapat membantu usaha kecil, menengah dan besar di sektor apapun menjaga aset informasi aman.

ISO 27001:2013 menggantikan ISO 27001:2005 dalam menetapkan persyaratan untuk mendirikan, melaksanakan, menjaga dan terus meningkatkan sistem manajemen keamanan informasi dalam konteks organisasi atau perusahaan. Ini juga mencakup persyaratan untuk penilaian dan perlakuan risiko keamanan informasi, serta disesuaikan dengan kebutuhan organisasi atau perusahaan. Persyaratan yang ditetapkan dalam ISO 27001: 2013 adalah generik (umum) dan dimaksudkan untuk dapat diterapkan pada semua organisasi, terlepas dari jenis dan bentuknya.

Beberapa perubahan menarik dari seri ISO 27001 adalah:

  1. Peningkatan fleksibilitas dalam pilihan metode risiko Anda.
  2. Tuntutan disesuaikan dengan konteks Sistem Manajemen Keamanan Informasi atau ISMS.
  3. Tuntutan untuk pemantauan dan pengukuran mendapatkan bagian sendiri.

27001: 2013 memiliki sepuluh klausa pendek, ditambah lampiran yang panjang, yang meliputi:

  1. Lingkup standar
  2. Bagaimana dokumen direferensikan
  3. Reuse istilah dan definisi dalam ISO / IEC 27000
  4. Hubungan organisasi dan stakeholder
  5. Kepemimpinan keamanan informasi dan dukungan tingkat tinggi untuk kebijakan
  6. Perencanaan sistem manajemen keamanan informasi; perkiraan risiko; perlakuan resiko
  7. Mendukung sistem manajemen keamanan informasi
  8. Membuat sistem manajemen keamanan informasi operasional
  9. Meninjau kinerja sistem
  10. Tindakan korektif

Lampiran A: Daftar kontrol dan tujuan mereka.

Struktur di atas mencerminkan struktur standar manajemen baru lainnya seperti ISO 22301 (manajemen kelangsungan bisnis); membantu organisasi yang bertujuan untuk memenuhi beberapa standar, untuk meningkatkan mereka teknologi informasi dari perspektif yang berbeda. Lampiran B dan C dari 27001: 2005 telah dihapus.

Mengapa organisasi atau perusahaan perlu menerapkan ISO 27001?

Sebagian besar organisasi atau perusahaan memiliki beberapa kontrol keamanan informasi. Namun, jika tidak memiliki kontrol ISMS, mungkin menyebabkan hal itu tidak sesuai dengan kebutuhan bisnis perusahaan. Beberapa manfaat dari standar ISO 27001, yaitu:

Keyakinan (Trust): Menyediakan keyakinan dan jaminan untuk klien dan mitra dagang, bahwa perusahaan Anda mempunyai sistem manajemen keamanan informasi yang serius. Selain itu, ISO 27001 juga dapat digunakan untuk memasarkan perusahaan.

Efisiensi: pilihan pengendalian dilakukan sebagai bagian dari proses perlakuan risiko yang sedang berlangsung.

Perbaikan terus menerus: ISO 27001 meminta Anda untuk terus meningkatkan keamanan informasi perusahaan Anda. Hal ini membantu Anda untuk lebih menentukan jumlah keamanan yang tepat yang dibutuhkan untuk perusahaan. Sumber daya yang dihabiskan tidak terlalu sedikit, tidak terlalu banyak, tapi dalam jumlah yang tepat.