Sertifikat ISO 9001 Murah

ISO 9001 merupakan satu-satunya standar dalam perusahaan yang dapat disertifikasi (meskipun bukan keharusan). ISO 9001 mengatur tentang sistem manajemen mutu. Hal ini dapat digunakan oleh setiap organisasi, besar atau kecil, terlepas dari bidang usahanya. Bahkan, ada lebih dari satu juta perusahaan dan organisasi di lebih dari 170 negara bersertifikat ISO 9001.

Standar ini didasarkan pada sejumlah prinsip manajemen mutu termasuk fokus yang kuat pelanggan, motivasi dan implikasi dari manajemen puncak, pendekatan proses dan perbaikan terus-menerus. Setelah mengetahui cara mendapatkan sertifikat iso 9001, hal itu akan menambah pengetahuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Ketidaksesuaian yang ada di organisasi dapat terdeteksi sejak awal. Sertifikat ISO 9001 membantu mengurangi proses yang tidak efisien, meningkatkan kerja sama team dan keterlibatan karyawan.

Ada banyak manfaat sertifikat ISO 9001. Salah satunya yaitu untuk menjaga konsistensi layanan sebagai pengakuan dari pihak ketiga untuk promosi. Sertifikat ISO 9001 membantu organisasi dalam mencapai tujuan dan memonitor usaha-usaha pencapaian tersebut. Karyawan-karyawan jadi lebih peka terhadap kebijakan perusahaan, seperti prosedur dan dokumen ISO lainnya.

Melakukan perbaikan dan peningkatan terus-menerus tidak cukup soal bagaimana menginovasi produk atau jasa Anda, tetapi bagaimana inovasi tersebut memang mampu menjawab apa yang dibutuhkan customer saat ini. Sertifikat ISO 9001 murah didapat setelah memenuhi persyaratan yang ada di dalam ISO dan audit.

ISO 9001 meningkatkan performance organisasi supaya lebih efektif dan efisien dengan proses risk based thinking, sehingga tidak lagi berkutat dengan terlalu banyaknya aspek dokumentasi. Konsekuensi logisnya adalah memungkinkan tidak adanya istilah prosedur kerja. Dengan begitu proses audit oleh Badan Sertifikat ISO akan menjadi proses yang sulit bagi auditor dalam mencari temuan audit. Dahsyat bukan?

Peran Top Management menjadi tolak ukur kesuksesan implementasi dan dalam memperoleh sertifikat ISO 9001. Hubungi kami sekarang jika ingin tahu lebih lanjut bagaimana cara mendapatkan sertifikat ISO 9001. Klik di sini.

Draft International Standard ISO 45001 Telah Disetujui!

Salah satu standar internasional untuk kesehatan dan keselamatan kerja (K3), ISO 45001, telah disetujui sebagai Draft International Standard.

Setiap 15 detik, seorang pekerja meninggal akibat kecelakaan kerja atau penyakit, dan 153 orang mengalami cedera saat kerja. Ini merepresentasikan beban berat bagi organisasi dan masyarakat secara keseluruhan, lebih dari 2,3 juta kematian per tahun, belum lagi lebih dari 300 juta kecelakaan non-fatal . (Sumber: International Labour Organization, ILO)

Sekarang, dengan ISO 45001 di Draft International Standard (DIS), dunia lebih dekat pada proses peningkatan keselamatan kerja yang kuat dan efektif dalam rantai pasokan global. ISO 45001 dirancang untuk membantu organisasi dan industri dari semua ukuran. Standar masa depan ini diharapkan dapat mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit di seluruh dunia.

Lebih dari 70 negara terlibat langsung dalam pembuatan dokumen penting ini, yang sedang dikembangkan oleh komite proyek ISO / PC 283, sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, dengan British Standards Institution (BSI) yang berfungsi sebagai sekretariat panitia.

“Menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang kuat membantu organisasi mengurangi kecelakaan dan sakit, mencegah penuntutan yang mahal dan merugikan, bahkan mungkin mengurangi biaya asuransi, serta menciptakan budaya positif dalam organisasi ketika orang-orang menyadari bahwa kebutuhan mereka diperhitungkan,” jelas David Smith, Ketua Komite. “Penggunaan ISO 45001 secara luas harus mengurangi cerita horor di media soal manajemen OHS yang buruk yang menyebabkan cedera, hilangnya nyawa, sampai bencana berskala besar, seperti yang terlihat di bangunan pabrik-pabrik di seluruh dunia.”

ISO 45001 didasarkan pada unsur-unsur yang umum ditemukan di semua standar sistem manajemen ISO, menjamin tingkat kesesuaian yang tinggi dengan versi baru dari sistem manajemen mutu ISO 9001 dan sistem manajemen lingkungan ISO 14001. Menggunakan model sederhana Plan-Do-Check-Act (PDCA), yang menyediakan kerangka kerja bagi organisasi untuk merencanakan apa yang mereka butuhkan untuk meminimalkan risiko bahaya. Langkah-langkah harus mengatasi masalah yang dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang dan ketidakhadiran kerja, serta orang-orang yang menimbulkan kecelakaan.

Kini ISO 45001 telah melewati tahap DIS. Anggota nasional dari badan ISO telah diundang untuk memilih dan mengomentari teks standar ISO 45001 selama tiga bulan periode pemungutan suara. Jika hasilnya positif, dokumen yang telah dimodifikasi kemudian dapat diedarkan kepada anggota ISO sebagai Final Draft International Standard (FDIS). ISO 45001 diharapkan akan diterbitkan sebagai standar internasional pada akhir 2017.

 

Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik Berdasarkan Permenkes No. 4 Tahun 2014

CDAKB adalah Cara Disribusi Alat Kesehatan yang Baik yang disadur dari Medical Devices Good Distribution Practice adalah pedoman kegiatan distribusi dan jaminan mutu pengendalian pada alat kesehatan.CDAKB memberikan panduan bagi organisasi penyalur alat-alat kesehatan temasuk didalamnya kegiatan pemesanan, penyimpanan, pengangkutan dan pendistribusian. Alat-alat kesehatan yang masuk didalam kategori wajib CDAKB Permenkes No 4 tahun 2014 adalah :

  • alat kesehatan elektromedik radiasi
  • alat kesehatan elektromedik non radiasi
  • alat kesehatan non elektromedik steril
  • alat kesehatan non elektromedik non steril, dan
  • alat kesehatan diagnostik in-vitro

matriks-alat-kesehatan

Dalam sistem CDAKB Permenkes No 4 Tahun 2014 persyaratan sistemnya adalah :

  • Harus mempunyai sistem manajemen mutu
  • Harus ada bukti pengelolaan sumber daya personil terkait
  • Memliki bangunan dan fasilitas yang sesuai dengan cara distribusi alat kesehatan yang baik
  • Mempunyai sistem penyimpanan dan penanganan persediaan yang baik
  • Mampu telusur produk
  • Penanganan keluhan pelanggan
  • Penanganan tindakan perbaikan keamanan di lapangan / Field Safety Corrective Action (FSCA)
  • Memiliki sistem pengembalian/ retur alat kesehatan
  • Memiliki sistem mekanisme pemusnahan alat kesehatan
  • Identifikasi alat kesehatan ilegal dan tidak memnuhi persyaratan
  • Audit internal
  • Kaji ulang manajemen
  • Bukti pengendalian Aktifitas pihak ketiga  (outsource activity)

Organisasi yang main business termasuk pada kegiatan penyalur alat kesehatan wajib memenuhi persyaratan ini, karena ada mekanisme pengawasan dari Dinas Kesehatan setempat dalam rangka sosialisai, penertiban dan pengawasan penyalur alat kesehatan.

Pendekatan yang paling memungkinkan untuk implementasi sistem CDAKB Permenkes No 4 Tahun 2014 adalah dengan menggunakan implementasi ISO 9001 , dimana persyaratan yang diminta tersebut tercover didalam persyaratan ISO 9001.

Sebagai contoh  bagaimana CDAKB Permenkes No 4 Tahun 2014 dengan ISO 9001:2015 sama-sama mensyaratkan tentang pengendalian fasilitas dan proses inbound dan inventory management hal tersebut dapat dibuatkan mekanisme satu sistem terintegrasi.

inbound

Dengan demikian sistem CDAKB Permenkes No 4 Tahun 2014 dapat berintegrasi dengan sistem ISO 9001 dan lebih mudah diintegrasikan sesuai dengan proses bisnis dan scope organisasi.

ISO 27001 Melindungi Bisnis dari Kejahatan Siber

Pertumbuhan bisnis online telah menguntungkan banyak perusahaan di dunia, termasuk di Indonesia. Namun, perkembangan berkelanjutan itu melibatkan risiko.

Bisnis di seluruh dunia, apa pun ukurannya, rentan terhadap serangan hacker. Tujuannya yaitu untuk mencuri data yang bisa dijual di pasar terbuka, kemudian melakukan penipuan. Hacking juga dapat mengganggu sistem dan operasi bisnis, yang dampaknya bisa menghancurkan semua. Waktu dan sumber daya yang dibutuhkan untuk pulih dari serangan, kehilangan data dan kerusakan reputasi perusahaan.

Namun, bukan hanya organisasi besar yang beresiko. Angka-angka menunjukkan bahwa 74% dari usaha kecil mengalami kejahatan di dunia maya (angka yang dilaporkan di 2014/2015).

Bagaimana ISO 27001 melindungi bisnis saya?

Risiko dapat berasal dari berbagai sumber termasuk:

  • Karyawan, tindakan yang disengaja atau tidak disengaja karena kurangnya pemahaman
  • Serangan hacker, pada komputer dan server
  • Phishing, melalui email
  • Kehilangan perangkat keras, seperti laptop atau media yang mudah dihapus (removeable) ada di tangan yang salah
  • Rumah dan ponsel untuk bekerja, yang mengarah ke penurunan tingkat keamanan
  • Infeksi malware

Salah salah satu risiko di atas bisa melumpuhkan organisasi dan menyebabkan kerugian yang mahal dan memakan waktu lama.

Sertifikasi ISO 27001 menyediakan sebuah sistem manajemen keamanan informasi (ISMS) yang efektif yang dapat diimplementasikan di seluruh organisasi.

ISMS secara efektif akan mengidentifikasi potensi risiko dan membentuk proses manajemen yang akan membantu untuk menghilangkan, atau meminimalkan efek dari insiden, ketika itu terjadi.

Sebuah rencana pemulihan dibentuk untuk memastikan organisasi dapat kembali ke “bisnis seperti biasa” secepat mungkin setelah serangan atau kejahatan atau kejadian.

Pemantauan dan perbaikan sistem yang berkelanjutan dilakukan melalui audit tahunan untuk melihat sejauh mana konsistensi setelah Anda mendapat sertifikasi ISO 27001. Hal ini dimaksud untuk mengidentifikasi ancaman baru atau kesenjangan dalam prosedur, juga untuk membantu Anda mempertahankan tingkat perlindungan yang tinggi.

Silakan kontak kami atau isi formulir permintaan proposal jika Anda ingin implementasi dan meraih sertifikat ISO 27001.

ISO 45001, Sistem Manajemen K3 Terbaru

ISO 45001 adalah standar Internasional terbaru untuk kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Standar ini memungkinkan organisasi mengelola risiko dan meningkatkan kinerja untuk meminimalkan efek operasi mereka, bisa pada karyawan, kontraktor atau pengunjung.

The International Labour Organisation memperkirakan bahwa ada 2,34 juta kematian (orang) pada 2013 terkait kegiatan berbasis kerja. Dengan meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja pada karyawan, organisasi mendapatkan keuntungan dari peningkatan produktivitas, motivasi karyawan dan, dalam beberapa kasus, premi asuransi menjadi lebih rendah dengan mengurangi risiko.

Saat ini standar baru ISO 45001 sudah memasuki tahap 2 pemeriksaan dan diharapkan sudah dipublikasi pada akhir 2017.

ISO 45001

ISO 45001 adalah yang standar pertama yang diakui secara internasional untuk K3 yang dapat diterapkan di semua jenis organisasi. Menggantikan sistem K3 yang sudah ada sebelumnya, yaitu OHSAS 18001.

ISO 45001 dimaksudkan untuk diintegrasikan ke dalam sistem manajemen dan proses yang ada di organisasi. Menggunakan Annex SL yang juga termasuk dalam standar ISO lainnya, seperti ISO 9001 dan ISO 14001.

Annex SL adalah struktur tingkat tinggi (high level structure) terbaru untuk standar sistem manajemen ISO yang belum lama terbarukan. Annex SL menyediakan terminologi umum untuk membuat integrasi sistem lebih mudah dicapai.

Tujuannya adalah untuk menyesuaikan sistem manajemen K3 dengan kebutuhan organisasi. Misalnya, bisnis dengan risiko tinggi perlu untuk mengimplementasikan sistem yang lebih rinci untuk mencegah cedera dan sakit (kesehatan) di tempat kerja mereka dibandingkan dengan bisnis dengan risiko yang lebih kecil atau rendah. Di dalam pelaksanaannya, partisipasi karyawan sangat diperlukan untuk pemeliharaan sistem, serta untuk memastikan risiko dikelola secara efektif.

Manfaat ISO 45001

Memperoleh sertifikat ISO 45001 membawa sejumlah manfaat bagi organisasi dan karyawannya, antara lain:

  • Meningkatkan produktivitas
  • Reputasi di bidang kesehatan dan keselamatan kerja
  • Keterlibatan karyawan dalam pemeliharan sistem K3
  • Kesadaran yang lebih baik terkait risiko dan kecelakaan kerja
  • Penghematan biaya
  • Kewajiban hukum (legal) terpenuhi