ISO 17020 (Sistem Manajemen Mutu Jasa Inspeksi)

SERTIFIKAT ISO MURAH – ISO 17020 adalah sistem manajemen mutu jasa inspeksi berstandar internasional. ISO 17020 merupakan standar sistem mutu yang spesifik untuk organisasi yang bergerak dalam jasa inspeksi dengan lebih menekankan pada aspek Technical Competency.

Implementasi standar internasional ISO 17020 bertujuan untuk mendapatkan pengakuan terkait dengan kompetensi untuk memberikan jasa inspeksi yang dilakukan secara independen, kompeten, akurat,  tertelusur, sehingga jasa inspeksi yang diberikan memberikan jaminan akan mutu hasil pekerjaan yang dilakukan.

Sistem sertifikasi ISO 17020 menunjang adanya informasi teknis yang tertuang dalam sertifikat inspeksi untuk spesifikasi pekerjaan yang legal dan valid. Dengan demikian, pengakuan atas spesifikasi dapat dipertanggungjawabkan, baik secara ilmiah maupun hukum. Hal ini tentu akan menjadi salah satu penunjang perusahaan dalam mengembangkan pekerjaan.

Kompetensi yang diminta oleh standar ISO 17020, yakni mencakup:

  • Metodologi inspeksi
  • Kompetensi Personel
  • Kualifikasi Peralatan
  • Pelaporan dan lain-lain

Cakupan dari penerapan standar ISO 17020 berlaku untuk semua lembaga inspeksi  dengan berbagai parameter inspeksi seperti:

  • Mutu
  • Kuantitas
  • Keamanan
  • Kelayakan
  • Pemenuhan keamanan pabrik
  • Sistem yang beroperasi

Manfaat yang diperoleh apabila perusahaan inspeksi menerapkan dan melakukan akreditasi ISO 17020, antara lain:

  1. Memperbaiki sistem jaminan mutu sehingga kehandalan jasa inspeksi dapat dipertangung-jawabkan.
  2. Memperbaiki proses bisnis, sehingga lebih fokus untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.
  3. Mengatur proses kerja yang lebih terdokumentasi, sehingga dapat menjaga konsistensi proses.
  4. Tugas dan tangung jawab yang jelas dan terdokumentasi.
  5. Memperbaiki citra dan imej perusahaan.
  6. Memperluas marketshare sehingga dapat mendorong pertumbuhan perusahaan.

Menjadi suatu kebutuhan bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa inspeksi untuk mengembangkan sistem manajemen mutu. Selain tuntutan pelanggan, bahkan juga peraturan perudang-undangan, terutama bagi perusahaan inspeksi yang memiliki pelanggan di industri minyak dan gas bumi, juga kebutuhan internal untuk meningkatkan mutu dan kehandalan pelayanan.  Hal inilah yang menjadi salah satu dasar untuk melakukan transformasi proses bisnis, sehingga perusahaan jasa inspeksi mampu memenuhi standar ISO 17020.

ISO 17025 (Sistem Manajemen Mutu Laboratorium)

SERTIFIKAT ISO MURAH – ISO 17025 adalah sistem manajemen mutu laboratorium berstandar internasional. ISO 17025 menetapkan persyaratan umum untuk kompetensi pengujian dan kalibrasi, termasuk sampling. Ini mencakup pengujian dan kalibrasi dengan menggunakan metode standar, metode non-standar, dan metode laboratorium yang dikembangkan.

Hal ini berlaku untuk semua organisasi yang melakukan pengujian dan kalibrasi, termasuk, misalnya, pihak pertama, pihak kedua dan pihak ketiga laboratorium, dan laboratorium pengujian dan kalibrasi yang merupakan bagian dari inspeksi dan sertifikasi produk.

ISO 17025 berlaku untuk semua laboratorium, terlepas dari jumlah personil atau luasnya lingkup pengujian dan kalibrasi. Ketika laboratorium tidak melakukan satu atau lebih dari kegiatan yang dicakup oleh ISO 17025, seperti sampling dan desain atau pengembangan metode baru, maka persyaratan dari ketentuan tersebut tidak berlaku.

ISO 17025 digunakan oleh laboratorium dalam mengembangkan sistem manajemen mereka untuk kualitas, administrasi, dan teknis operasional. Pelanggan laboratorium, regulator, dan badan akreditasi juga dapat menggunakannya dalam mengonfirmasi atau mengakui kompetensi laboratorium. ISO 17025 tidak dimaksudkan untuk digunakan sebagai dasar untuk sertifikasi laboratorium. Dan kepatuhan, persyaratan, peraturan serta keselamatan pada pengoperasian laboratorium tidak tercakup oleh ISO 17025.

Menerapkan ISO 17025 sebagai bagian dari inisiatif kualitas laboratorium, menyediakan manfaat bisnis seperti:

  • Memiliki akses kontrak lebih untuk pengujian dan kalibrasi. Beberapa organisasi publik dan swasta hanya memberikan kontrak kepada laboratorium terakreditasi.
  • Peningkatan reputasi nasional dan global dan citra laboratorium.
  • Terus meningkatkan kualitas data dan efektivitas laboratorium.
  • Memiliki dasar untuk kebanyakan sistem kualitas lain yang berkaitan dengan laboratorium, seperti Cara Praktek Manufaktur yang Baik (CPMB) dan Good Laboratory Practices (GLP).

Laboratorium pengujian analitis mencari ISO 17025 dan berdampak di beberapa daerah. Perbedaan utama antara praktek analisis yang baik dan akreditasi formal terletak pada jumlah dokumentasi untuk dikembangkan. Tidak ada keraguan bahwa analisa yang baik di setiap laboratorium menggunakan analis berkualitas, memeriksa kinerja peralatan yang digunakan untuk pengujian, dan validasi metode analisis.

ISO/TS 16949 (Sistem Manajemen Mutu Otomotif)

SERTIFIKAT ISO MURAH – ISO/TS 16949:2009 adalah spesifikasi teknik nomor 16949 yang dikeluarkan oleh badan ISO sebagai sistem manajemen mutu untuk industri otomotif. ISO/TS 16949:2009 dibuat oleh International Automotive Task Force (IATF) dan Japan Automobile Manufacture Association Inc (JAMA) dengan dukungan suatu komite dari ISO, yaitu komite ISO/TC 176. Anggota IATF terdiri dari BMW, Daimler Chrysler, Fiat, Ford, GM, PSA Peugeot Citroen, Renault SA, Volkswagen, dan asosiasi-asosiasinya seperti AIAG (Amerika), ANFIA (Italia), FIEV (Prancis), SMMT (Inggris), dan VDA (Jerman). Sedangkan anggota JAMA terdiri dari Toyota, Daihatsu, Mazda dan industri otomotif Jepang lainnya.

ISO/TS 16949:2009 memuat semua persyaratan ISO 9001, ditambah dengan persyaratan khusus untuk industri otomotif dan disusun berdasarkan 8 prinsip manajemen mutu ISO 9001:2008. ISO/TS 16949:2009 menggantikan QS 9000 dan mutu sistem lainnya yang disyaratkan oleh masing-masing industri otomotif. Dengan adanya penggabungan sistem manajemen mutu dari berbagai industri otomotif ini, suatu industri otomotif cukup menerapkan satu mutu sisem meskipun memproduksi produk untuk berbagai pelanggan (customer). Misalnya suatu pabrik A mempunyai customer Ford, BMW dan Volkswagen. Semula dia harus menerapkan QS 9000, AVSQ dan VDA 6.1. Sekarang cukup menerapkan ISO/TS 16949:2009. Tujuannya yaitu, One World, One Quality System.

ISO/TS 16949 telah dikembangkan oleh International Automotive Task Force (IATF) untuk mendorong peningkatan, baik dalam rantai suplai maupun proses sertifikasi. Bahkan, untuk sebagian besar produsen kendaraan terkemuka, sertifikasi untuk spesifikasi ini merupakan persyaratan wajib untuk melakukan hubungan bisnis.

Gabungan spesifikasi ini menggantikan yang sudah ada di AS, seperti standar sistem mutu otomotif Jerman, Prancis dan Italia, termasuk QS-9000, VDA6.1, EAQF dan ASQ. Ini menentukan persyaratan sistem mutu untuk desain atau pengembangan, produksi, instalasi dan servis dari semua produk otomotif terkait. ISO/TS 16949 pertama kali diterbitkan pada bulan Maret 1999 dan direvisi pada tahun 2002, kemudian pada tahun 2009. Kini ada lebih dari 47.500 sertifikat yang diterbitkan dalam tiga bidang usaha, terutama dari Amerika-Eropa-Asia.

ISO/TS 16949 relevan untuk semua jenis pasokan perusahaan otomotif, dari produsen kecil untuk multi-situs, sampai organisasi multinasional yang terletak dimana pun di dunia. Namun, itu hanya berlaku untuk situs di mana produksi atau jasa bagian yang diproduksi ditujukan untuk pasar perlengkapan original.

Organisasi yang ingin masuk ke pasar otomotif harus menunggu sampai mereka berada di daftar potensial pemasok pelanggan otomotif, sebelum mereka dapat berkembang dengan sertifikasi untuk spesifikasi ini.

Persyaratan yang harus dipenuhi untuk menerapkan ISO/TS 16949:2009, antara lain:

  • Penetapan sasaran dan target
  • Penetapan kepuasan pelanggan
  • Perbaikan yang keberlajutan
  • Analisis Data
  • Memastikan kesesuaian dengan persyaratan dan peraturan perundangan
  • Tinjauan manajemen dilakukan untuk memonitor sasaran mutu yang stategis dan kinerja sistem
  • Verifikasi proses
  • Penetapan dan pemeliharaan Pabrik, Peralatan, dan Fasilitas
  • Review efektivitas dari pelatihan

Beberapa keuntungan yang dapat diharapkan dari ISO/TS 16949:

Meningkatkan kualitas produk dan proses

Hal ini dapat tercapai karena di dalam persyaratan baru mengkover diantaranya, mengenai: penetapan target, pengukuran dan review-nya, pengukuran kepuasan pelanggan, keselamatan produk, kesesuaian dengan persyaratan dan perundangan, manajemen desain proses, penerapan teknik dan alat-alat kualitas.

Meningkatkan keyakinan di Global Procurement

Dengan skema standard yang jelas, maka mengeliminasi perbedaan pemahaman standar. Proses sertifikasi benar-benar diseleksi berdasarkan kriteria ISO/TS 16949, sehingga keyakinan di Global Procurement dapat meningkat.

Pendekatan sistem mutu yang seragam/sama untuk pengembangan subkontraktor

Dengan standar ini akan mengurangi variasi proses oleh subkontraktor sehingga hasil proses dapat lebih baik.

Menciptakan suatu basis pengetahuan (knowledge base) setiap organisasi yang sifatnya permanen dan terus disempurnakan.

Kesalahan dicegah sedapat mungkin. Kesalahan yang terjadi digunakan untuk menyempurnakan basis pengetahuan kita untuk dijadikan pelajaran agar tak terulang.

Sebagai standar tunggal

Mengurangi audit berganda oleh para pelanggan yang menggunakan standar yang berbeda-beda;

Menciptakan suatu sistem manajemen mutu dengan peningkatan berkelanjutan

Tujuan akhir dari peningkatan berkelanjutan, yaitu membuat produk (atau jasa) secara konsisten dan memenuhi semua persyaratan, tepat waktu dan dengan harga kompetitif.

 

Manfaat Manajemen Strategi bagi Perusahaan

SERTIFIKAT ISO MURAH – Manajemen strategi merupakan proses atau rangkaian kegiatan pengambilan suatu keputusan yang memiliki sifat mendasar dan menyeluruh, disertai dengan penetapan cara melaksanakannya (dibuat oleh pemimpin), lalu diterapkan oleh semua jajaran yang ada dalam suatu organisasi untuk mencapai target atau sasaran. Manajemen strategi mengombinasikan aktivitas-aktivitas yang berasal dari bagian fungsional suatu bisnis untuk mencapai tujuan organisasi.

Menurut Tunggal Amin Widjaja (2004), manajemen strategi terdiri dari sembilan tugas kritikal, yaitu:

  1. Memformulasi misi (mission) perusahaan termasuk pernyataan yang luas mengenai maksud (purpose), falsafah (philosophy) dan sasaran (goal).
  2. Mengembangkan profil perusahaan yang merefleksi pada kondisi internal dan kemampuannya.
  3. Menilai lingkungan eksternal perusahaan, termasuk baik faktor kompetitif maupun faktor yang berhubungan dengan konteks umum.
  4. Menganalisis opsi perusahaan dengan menandingi sumber daya perusahaan dengan lingkungan eksternalnya.
  5. Mengidentifikasi opsi yang paling diiinginkan dengan menilai setiap opsi dipandang dari sudut misi perusahaan.
  6. Memilih sekumpulan tujuan jangka panjang dan strategi total (grand strategies) yang akan mencapai opsi yang paling diinginkan.
  7. Mengembangkan tujuan tahunan dan strategi jangka pendek yang sesuai dengan kumpulan tujuan jangka panjang yang dipilih dari strategi secara keseluruhan (grand strategies).
  8. Mengimplementasikan pilihan strategi dengan alat alokasi sumber daya yang dianggarkan yaitu memadani tugas–tugas, manusia, struktur, teknologi dan menekankan sistem ganjaran.
  9. Menilai keberhasilan proses strategik sebagai masukan untuk pengambilan keputusan di masa yang akan datang.

Sembilan tugas di atas berhubungan dengan tujuan dari manajemen strategi. Adapun tujuan dari manajemen strategi, antara lain:

  • Untuk menjalankan dan mengevaluasi strategi yang telah dipilih secara efektif dan secara efisien.
  • Untuk mengevaluasi kinerja, meninjau, mengkaji ulang, malakukan penyesuaian dan mengkoreksi jika terdapat kesalahan atau penyimpangan dalam pelaksanaan strategi.
  • Untuk memperbaharui strategi yang dirumuskan supaya sesuai dengan perkambangan lingkungan eksternal.
  • Untuk meninjau kembali mulai dari kekuatan, kelemahan, peluang, sampai ancaman bisnis yang ada.
  • Untuk melakukan inovasi atas produk atau barang supaya sesuai dengan selera dari konsumen.

Mengapa perusahaan perlu menerapkan manajemen strategi?

Proses dari manajemen ini dapat menghasilkan  keputusan terbaik, karena interaksi kelompok—yang mengumpulkan berbagai macam keputusan strategi—lebih besar atau lebih banyak. Selain itu, aktivitas dari formulasi strategi dapat mempertinggi kemampuan dari perusahaan dalam menghadapi berbagai macam masalah yang sedang dihadapi. Ditambah keterlibatan dari pegawai di dalam formulasi strategi, hal ini bermanfaat dalam memperbaiki pengertian mereka atas penghargaan produktivitas di dalam setiap perencanaan strategi, dengan begitu dapat mempertinggi motivasi kerja pegawai.

Penerapan dari manajemen strategi dapat membuat manajemen perusahaan menjadi lebih peka terhadap ancaman eksternal (ancaman dari luar). Setidaknya manajemen strategi juga dapat mencegah timbulnya berbagai macam masalah, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar perusahaan. Penerapan manajemen strategi ini juga dapat meningkatkan kualitas perusahaan dalam menghadapi masalah.

Manajemen strategi membuat perusahaan dapat melaksanakan semua aktivitas operasional dengan lebih efisien dan efektif. Perusahaan jadi mudah untuk beradaptasi pada perubahan yang terjadi. Namun yang lebih inti, perusahaan yang menggunakan konsep manajemen strategi akan lebih profitable daripada perusahaan yang tidak menerapkannya.

Cara Mengoptimalkan Kerja Tim

SERTIFIKAT ISO MURAH – Banyak perusahaan menerapkan konsep kerja secara tim, atau diartikan sebagai gabungan beberapa individu dari berbagai departemen. Dewasa ini, dalam prakteknya, banyak pekerjaan yang lebih efektif dilakukan oleh suatu tim daripada dilakukan secara individual. Pertanyaannya, bagaimana cara mengoptimalkan kerja tim tersebut?

Hal ini sebetulnya tidak terlalu sulit dilakukan, tapi juga tidak bisa dikatakan mudah sekadar diniatkan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa hal ini bisa terjadi, salah satu yang paling fatal yaitu berasal dari internal tim. Oleh karena itu, kerja tim adalah melakukan suatu pekerjaan yang menitikberatkan kerja sama, bukan kepentingan individu semata.

Cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan kerja tim, antara lain:

  1. Menentukan tujuan kerja dengan jelas

Dalam melakukan pekerjaan, seseorang perlu tahu tujuan dari apa yang dikerjakannya. Begitu juga dengan kerja tim, seluruh anggota perlu menentukan tujuan kerja yang jelas, sehingga ketika tim sudah dibentuk dan pekerjaan tengah dilakukan, masing-masing anggota tidak bingung oleh sistem kerja tim tersebut.

Pada waktunya, ketika pekerjaan sudah selesai dilakukan, seluruh anggota tim pun dapat merasakan hal yang sama: bahagia.

  1. Menghargai job desk masing-masing

Mengapa antaranggota dalam tim perlu menghargai job desk satu dengan yang lain? Sederhana saja, semua karena dari awal pembentukan tim dan pembagian job desk, masing-masing anggota sudah harus bersepakat untuk menerima pekerjaan tersebut. Sebab rasa iri selalu bisa muncul ketika, misal, salah satu anggota merasa senang dalam melakukan pekerjaannya.

Menghargai job desk yang telah disepakati tidak serta-merta memaksa diri menonjolkan kemampuan. Hanya saja dengan menghargai pekerjaan orang lain, paling tidak kita jadi bisa fokus terhadap kelebihan dan kekurangan kita dalam bekerja. Yang lebih penting, yakni hal itu bisa mengoptimalkan kerja tim tanpa ada dikotomi apalagi rasa iri antarindividu.

  1. Saling membantu bila ada kesulitan kerja

Dalam konsep kerja tim, meski masing-masing orang sudah mendapat job desk, kita diminta membantu sesama anggota yang merasa kesulitan dalam bekerja. Hal ini tentu untuk memudahkan tim dalam mencapai target dan hasil kerja yang maksimal. Membuat waktu menjadi lebih efisien, bahkan cenderung bijak buat dilakukan bersama-sama.

  1. Tidak mencari kesalahan, tapi berusaha menciptakan solusi

Ada kalanya dalam bekerja secara tim kita menemukan berbagai macam hambatan. Bahkan bisa saja hal itu seketika membikin kerja menjadi mandek, dan beberapa orang dalam tim merasa stuck berpikir. Mencari kesalahan bukanlah cara terbaik jika hal itu terjadi. Tapi berusaha menciptakan solusi sebagai upaya memecahkan masalah yang dihadapi, inilah satu-satunya pilihan paling bijak dalam kerja tim.

  1. Menjaga komunikasi agar tim tetap solid dan kerja terus baik

Sukses dan tidaknya pekerjaan yang dilakukan oleh suatu tim tidak terlepas dari bagaimana cara setiap individunya berkomunikasi. Kadang kita bisa saja ngotot dengan keputusan yang kita pilih, merasa pekerjaan sendiri yang paling benar, sementara hal itu bukanlah inti dari kerja tim. Inti dari kerja tim adalah komitmen dalam mencapai target dan hasil yang maksimal, kuncinya ya tidak lain adalah kerja sama seluruh anggota.

Menjaga komunikasi, selain agar tim tetap solid dan kerja terus baik, hal ini bisa menumbuhkan hubungan internal kerja menjadi lebih harmonis. Bekerja nyaman, pekerjaan pun bisa dilakukan tim secara optimal.