Tag: ISO 37001

 

Keterampilan yang harus dimiliki auditor ISO 45001

Setelah memutuskan apakah kualifikasi diperlukan atau tidak, adalah bijaksana untuk membangun profil orang yang Anda butuhkan untuk menjadi auditor OHSMS Anda. Ada beberapa cara untuk melakukan ini, tetapi mungkin yang paling efektif adalah membangun jenis “spesifikasi pekerjaan” dokumen yang dapat cocok dengan persyaratan audit sesuai dengan standar ISO 45001. Setelah melakukan ini, Anda kemudian dapat dengan lebih mudah mencocokkan keterampilan individu yang Anda pertimbangkan untuk posisi atau tugas auditor internal. Berikut adalah kompetensi utama yang harus Anda cari:

Pengetahuan yang baik tentang standar Pelatihan ISO 45001: Ini tampak jelas, tetapi kecuali jika orang yang dipertimbangkan untuk tugas tersebut memiliki pengetahuan yang baik tentang standar tersebut, sangat kecil kemungkinan dia akan cocok. Dengan kata lain, seseorang dengan sedikit pengalaman dengan OH&S di tempat kerja mungkin tidak menjadi auditor OHSMS terbaik.

Pemahaman tentang struktur dan prosedur perusahaan: Meskipun tidak sepenuhnya diperlukan – misalnya, auditor eksternal tidak akan memiliki pengetahuan ini – wawasan yang baik tentang cara kerja organisasi Anda akan membantu auditor Anda memahami proses, orang, dan risiko serta peluang yang timbul dari kegiatan organisasi Anda.

Pemahaman yang kuat tentang risiko: Risiko adalah faktor kunci dalam setiap OHSMS, dan auditor yang efektif akan memiliki mata yang tajam untuk mengidentifikasi poin risiko utama dalam bisnis.

Cara berpikir metodis: Auditor Anda harus dapat berpikir secara logis dan metodis. Tanpa kemampuan ini, Anda mungkin menemukan celah dalam audit Anda, yang mengarah ke ketidaksesuaian bagi organisasi Anda ketika tiba saatnya untuk audit sertifikasi Anda, dan risiko harian bagi karyawan Anda.

Keahlian evaluasi yang baik: Mengumpulkan temuan secara akurat dan metodis sangat penting, tetapi mengevaluasi ini dengan benar dan merumuskan tindakan sama pentingnya. Auditor dengan kemampuan untuk melakukan ini akan sangat bermanfaat bagi organisasi Anda.

Keterampilan tertulis yang baik: Karena pencatatan audit internal adalah wajib dan penting. Juga mudah untuk membayangkan bahwa semakin baik struktur dan isi laporan audit internal, semakin menguntungkan hasilnya bagi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja ISO Anda dan karyawan.

Pengetahuan yang sangat baik tentang akar penyebab dan proses tindakan korektif: Memiliki auditor dengan keterampilan utama ini adalah vita. Kemampuan untuk menganalisis akar penyebab, menyarankan tindakan korektif yang efektif, dan kecerdasan untuk mengenali apakah terulangnya kemungkinan, mungkin, atau tidak mungkin.

Memastikan auditor dan audit Anda berfungsi untuk organisasi Anda, Kami dapat melihat bahwa banyak kualitas diperlukan dan diinginkan untuk memastikan bahwa Anda memiliki orang yang tepat untuk memberikan audit internal yang efektif dari Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja ISO organisasi Anda. Meskipun ada kemungkinan bahwa seseorang yang tidak memiliki kualitas atau pengalaman lingkungan yang hebat dapat mengaudit elemen Sistem Manajemen Kualitas atau Lingkungan, hal ini mungkin tidak direkomendasikan dalam OHSMS di mana implikasi bahaya dan risiko yang tidak teridentifikasi membawa bahaya bagi karyawan Anda. Nilai apakah auditor Anda memiliki kualitas di atas, dan organisasi Anda akan segera membuat audit internal OHSMS sebagai bagian dari siklus peningkatan berkelanjutan.

Standard Operating Procedure (SOP) Pada Proses ISO

SERTIFIKAT ISO MURAH – Standard Operating Procedure (SOP) merupakan penjelasan secara lengkap tentang proses kerja yang berlangsung secara rutin. Penerapan SOP membantu perusahaan menjaga proses dan mengontrol kualitas proses agar perusahaan berjalan stabil.  Hampir semua badan usaha atau lembaga di Indonesia memiliki SOP masing – masing, mulai dari badan keuangan, lembaga pendidikan seperti sekolah dan tempat les serta PT dan CV. Jika dalam instansi yang berhubungan dengan pemerintah, SOP berfungsi  untuk memudahkan pegawai bekerja sesuai dengan tugas, kewajiban dan tanggung jawab masing – masing. Pentingnya SOP dalam proses ISO membuat perusahaan membuat  SOP sebaik mungkin. Berikut akan dibuat daftar untuk fungsi, tujuan dan manfaat adanya Standard Operating Procedure (SOP).

Fungsi SOP

Sebagai landasan bisa terjadi masalah – masalah atau penyimpangan dalam perusahaan 

Memberikan pengarahan kepada pegawai untuk melakukan pekerjaan dengan baik dan efektif

Melacak hambatan yang terjadi dan menjabarkan masing – masing dengan jelas.

Sebagai pedoman pelaksanaan

Memperlancar segala tugas yang dilakukan pegawai sebagai salah satu pentingnya SOP dalam proses ISO.

Tujuan SOP

Menjaga konsistensi masing – masing jabatan yang berperan dalam perusahaan.

Mengidentifikasi adanya kegagalan, penyalahgunaan dan efektivitas dari masing – masing program kerja.

Menjabarkan tanggung jawab dan hak apa saja yang dilakukan oleh setiap karyawan.

Mempermudah pemberian tugas kepada karyawan.

Menjaga agar tidak terjadi kesalahan administrasi.

Menghindari kesalahan yang mungkin terjadi dalam bekerja.

Memberikan gambaran yang jelas tentang dokumen penting yang dimiliki perusahaan.

Menghindari hal – hal yang menghambat efektivitas proses kerja.

Mempermudah mengontrol kerja setiap divisi.

Membantu karyawan untuk memahami sistem perusahaan dengan lebih mudah.

Menghemat waktu untuk melakukan training karena SOP memberikan gambaran secara sistematis.

Manfaat SOP

Memaksimalkan fungsi masing – masing area dalam proses kerja.

Melindungi pegawai dari tuntutan hukum yang mungkin terjadi karena penyimpangan yang terjadi.

Memberikan data kualifikasi yang dibutuhkan untuk suatu posisi agar mendapatkan pegawai yang sesuai.

Menjamin konsistensi pelayanan yang dilakukan perusahaan baik dari segi prosedur, waktu maupun mutu.

Meningkatkan kemampuan pegawai dengan cara memberikan informasi yang dibutuhkan untuk peningkatan kinerja dan potensi.

Menghindari tercampurnya tugas pada bagian pelaksana.

Memberikan gambaran apa saja yang harus dijalankan oleh seorang pegawai.

Meningkatkan efisiensi kerja dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.

Membantu memberikan data yang penting untuk menyusun standar dan kinerja pelayanan.

Untuk sertifikasi ISO silakan langsung menghubungi kami. Isi laman permintaan proposal penawaran (klik di sini).

Mengenal ISO 37001, Sistem Manajemen Antisuap

Dunia akhir tahun ini akan berbangga menerima Sistem Manajemen Antisuap yang dikeluarkan oleh ISO dengan nama ISO 37001.  ISO series ini bertujuan untuk membuat sistem standar internasional untuk mengendalikan korupsi atau suap.

Sebenarnya sistem ini secara praktek sudah dilakukan oleh beberapa organisasi, khususnya perusahaan oil and gas yang dalam kebutuhannya melakukan audit kepada kontraktor dengan sistem AUDIT ANTIBRIBERY. Oleh karena banyak tuntutan dari praktisi, akademisi, pemerintah terhadap kebutuhan standar antisuap ini, ISO mengangkat menjadi standar internasional, sehingga ini dapat diterapkan pada organisasi-organisasi yang beritikad baik dalam menjalankan bisnis secara sehat.

Untuk organisasi di Indonesia pilihannya ada dua, yaitu berkomitmen untuk menerapkan ISO 370001, Sistem Manajemen Antisuap dengan benar atau hanya semata-mata mendapatkan bukti sertifikasi ISO 37001 dan korpus tetap berjalan, ironis memang untuk Indonesia tetapi dengan semangat perubahan menuju perbaikan hal ini dapat dilakukan.

Berikut beberapa FAQ terhadap ISO 37001.

Apa Tujuan Standar ISO 37001?

Mengembangkan sistem management internasional dengan penerapan norma-norma anti suap atau korupsi di organisasi.

Kapan ISO 37001 dikeluarkan?

 

Pada akhir tahun 2016 dan ISO 37001 masuk kategori sertifikasi, artinya tidak hanya panduan manajemen anti suap tapi ada proses audit untuk sertifikasi.

Apa yang dicover didalam ISO 37001?

Pendekatan ISO 37001 adalah berbasis risiko, analisa risiko memainkan peranan untuk diidentifikasi, dinilai dan dievaluasi.

Siapa saja yang dapat aplikasi ISO 37001?

Standar ini fleksibel dan dapat digunakan untuk semua tipe organisasi, baik skala besa atau kecil, sektor pemerintahan atau swasta dan organisasi non-profit.

Apakah ISO 37001? Sistem yang berdiri sendiri ?

Tidak, sistem ISO 37001 adalah sistem yang dapat berintegrasi dengan sistem manajemen organisasi eksisting. Karena struktur ISO 37001 mempunyai High Level Structure, sehingga kemampuan berintegrasi dapat dilakukan hanya beberapa persyaratan spesifik anti suap/korupsi yang terpisah.

Apa manfaat ISO 37001?

ISO 37001 memberikan panduan pencegahan terhadap anti suap dan korupsi, penjelasan bukti justifikasi bahwa organisasi tidak melakukan korupsi, Manfaat B2B , manfaat tender, manfaat pra kualifikasi.