Tag: Konsultan Manajemen

 

3 Tipe Lembaga Inspeksi dan Ketidakberpihakan ISO 17020

Di dalam persyaratan ISO 17020 meminta menunjukkan tipe lembaga inspeksi Anda di dalam operasinya. Tipe lembaga inspeksi yang dimaksud adalah:

Tipe A

Tipe A adalah lembaga inspeksi yang berfungsi sebagai Pihak Ketiga dalam operasinya, yaitu pihak yang ditunjuk oleh client untuk melakukan kegiatan inspeksi kepada pihak keduanya. Persyaratan pada tipe A adalah :

a. Lembaga inspeksi harus independen dari pihak yang terlibat

b. Lembaga inspeksi tidak akan terlibat didalam kegiatan yang akan bertentangan dengan hukum dan integritas.  Semisal lembaga inspeksi tersebut tidak terlibat didalam desain, pembelian, pengangkutan dan pemeliharaan terhadap barang yang akan diinspeksi.

c. Lembaga inspeksi tidak akan terkait dengan badan hukum yang menjadi manufaktur, desain, suatu objek yang akan diinspeksi

Tipe B

Tipe B adalah lembaga inspeksi yang berfungsi sebagai pihak kedua atau buyer atau vendor atau sub kontraktor yang melakukan inspeksi berinteraksi hanya dengan clientnya saja. Persyaratan lembaga inspeksi tipe B adalah :

a. Lembaga inspeksi hanya dipasok dari client yang menunjuk organisasi tersebut

b. Pemisahan yang jelas tanggung jawab dan metode pelaporan pada personil yang melakukan inspeksi tidak boleh sama dengan personil client.

c. Lembaga inspeksi dan personilnya tidak boleh terlibat didalam melakukan keputusan terhadap kegiatan inspeksinya.

Tipe C

Tipe C adalah lembaga inspeksi yang merupakan bagian dari organisasi induk dengan keputusan manajemen lembaga inspeksi tersebut bagian dari organisasinya yang berfungsi sebagai pihak yang independent. Persyaratan tipe C adalah :

a. Lembaga inspeksi harus membuat batasan wewenang dan tanggung jawab untuk personilnya dan personal organisasi induk.

b. Bila didalam kegiatan desain, manufacture personnel lembaga inspeksi tipe C tidak boleh melakukan kegiatan inspeksi dengan personil organisasi induknya.

c.  Personil lembaga inspeksi tidak boleh melakukan kegiatan inspeksi yang bertujuan untuk menguntungkan organisasi induknya

Jelas persyaratan mutlak lembaga inspeksi ISO 17020 adalah ketidakberpihakan dalam melakukan inspeksi sehingga hasil yang diperoleh pun mendapatkan nilai objektif.

ISO 15189: 2012 Standard Lab Medis

Standar sistem manajemen institusi laboratorium sering diasosiasikan dengan standar ISO 17025 untuk kompetensi lab uji atau lab kalibrasi. Untuk laboratorium medis memiliki standar sistem manajemen sendiri, yaitu ISO 15189 tentang persyaratan mutu dan kompetensi laboratorium medis.

Laboratorium medis atau labratorium klinik adalah institusi untuk menguji spesimen klinis terhadap kesehatan serta pencegahan penyakit.

ISO 15189 secara struktur persyaratan merupakan gabungan dari persyaratan ISO 17025 dan ISO 9001,serta standar CAP (College American Pathologist), yaitu persyaratan kompetensi laboratorium dan sistem manajemen mutu. Bagi organisasi yang bisnisnya adalah pengujian spesimen manusia atau klinis, tentu sistem manajemen ini sangat berguna.

Output dari standar ISO 15189 adalah hasil diagnosa uji spesimen yang akurat, aman dengan risiko yang terkendali. Kepuasan pelanggan atas hasil uji laboratorium medis menjadi tolak ukur bagaimana standar metode teknis dan manajemen terpenuhi. Beberapa FAQ untuk laboratorium medis ISO 15189:

a. Apakah ISO 15189 bersertifikat?

Ya, ISO 15189 bersertifikat akreditasi dengan proses audit yang dilakukan oleh KAN (Komite Akreditasi Nasional)

b. Apa persyaratan teknis laboratorium Medis?

Persyaratan teknis laboratorium medis adalah : mirip dengan persyaratan ISO 17025 ditambah kompetensi personil, persyaratan reagensia, pre-exam, examination , post-exam

c. Apakah laboratorium medis harus memiliki tenaga ahli?

Ya, salah satunya adalah lab tersebut harus memiliki pathologist

d. Institusi apa yang cocok untuk lab medis ISO 15189?

Seperti lab uji medis, lab uji klinis, lab patologis, lab pendidikan dan pengembangan medis, dan lain-lain.

Kontak Kami sekarang juga!

Good Service with ISO 20000

Saat ini dunia belanja didekatkan dengan banyak aplikasi  yang mendukung fasilitias belanja online, anda tinggal buka aplikasi -> pilih -> dan bayar, semudah itu. Tapi apakah pernah berfikir bagaimana membuat service tersebut menjadi standard kinerja yang baik terhadap service ke customer?

Online shopping
Online shopping

Service terhadap customer  melalui media web ataupun sistem IT lainnya, pendekatannya adalah menggunakan ISO 20000 | IT Service Management (ITSM). ISO 20000 secara komprehensif mendekatkan diri pada performa service management perusahaan aplikasi atau jasa melalui ITSM berbasis web atau aplikasi. ISO 20000 membahas design , management release, IT security, configures management , change management bahkan juga berbicara mengenai sistem budgeting and accounting for IT services. Secara garis besar struktur ISO 20000 adalah :

  • scope
  • normative reference
  • terms and definition
  • service management system requirements
  • design and transition of new or changed service
  • service delivery processes
  • relationship processes
  • resolution processes
  • control processes

bagi customer kehandalan, kecepatan, keamanan , ketersediaan service yang baik dari perusahaan menjadi catatan penting customer.

5 Manfaat Business Process Management

Organisasi sering menerapkan Business Process Management (BPM) untuk berbagai alasan. Namun, dorongan utama mereka yaitu supaya lebih kompetitif dalam ketatnya persaingan ekonomi saat ini. Mayoritas pimpinan perusahaan ditekan untuk tetap kompetitif dengan meningkatkan penawaran dan pencapaian peningkatan produktivitas, sementara pada saat yang sama mengurangi biaya keseluruhan dan memajukan proses bisnis.

Di tengah tantangan yang ada, baik perusahaan kecil maupun perusahaan besar menantikan manfaat yang dapat diberikan oleh Business Process Management. Business process management membantu organisasi bersiap untuk kompetisi di seluruh dunia, dengan membantu para pemimpin dan organisasi meningkatkan kinerja dengan berbagai macam komponen, seperti: analisis, desain yang tepat, pengamatan yang cermat dan kontrol serta modifikasi proses bisnis. Semua itu adalah produk dari Business Process Management.

Cara menerapkan Business Process Management. Business Process Management memberikan organisasi lima manfaat berikut ini:

Meningkatkan Kelincahan Bisnis
Untuk praktek terbaik organisasi, membuat modifikasi agar tetap sejajar dengan perubahan kondisi di pasar selalu menjadi keharusan.  Sebuah Business Process Management yang efisien memungkinkan pemilik bisnis untuk membuat jeda dalam proses bisnis, menerapkan perubahan dan kembali menjalankannya. Dengan ini, proses akan memiliki kemampuan yang unik untuk tetap di trek dan implementasi perubahan atau mendefinisikan kembali tugas-tugas pengguna prosesnya. Hasil akhir dari proses ini adalah tingkat yang lebih tinggi daripada kemampuan beradaptasi terhadap situasi yang tidak stabil.

Kontrol yang lebih besar dan kelincahan memungkinkan organisasi untuk mengubah alur kerja, menggunakan kembali atau menyesuaikan sistem yang dibutuhkan oleh organisasi. Lewat cara ini, business process menjadi lebih responsif dengan struktur yang memerlukan dokumentasi yang tepat pada langkah-langkah yang teribat dalam proses tertentu. Pengetahuan yang didefiniskan memungkinkan organisasi untuk memahami kemungkinan dampak perubahan pada business process. Sebuah organisasi yang memiliki pengetahuan tentang efek dari modifikasi proses lebih terbuka untuk pilihan yang bisa meningkatkan keuntungan.

Biaya berkurang dan Pendapatan menjadi lebih tinggi
Mengimplementasikan rangkaian Business Process Management yang benar dalam sebuah organisasi dalam memangkas biaya yang berkaitan dengan pelaksanaan proses bisnis. Proses lebih ditingkatkan dan memungkinkan produktivitas tenaga kerja. Oleh karena itu, menggunakan Business Process Management yang benar dalam sebuah organisasi dapat memberikan hasil yang positif secara signifikan.

Penurunan pada biaya operasional pascapenyebaran Business Process Management, mungkin tidak terlihat langsung, tetapi memotong atau menghilangkan bottleneck yang akan menyebabkan peningkatan luar biasa. Misalnya, hal ini dapat mengurangi lead time, memiliki efek positif pada cara organisasi dalam menjual produk. Ini juga berarti bahwa konsumen akan memiliki lebih banyak akses ke layanan dan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka dalam waktu sesingkat mungkin. Dengan demikian, organisasi akan memiliki permintaan pasar yang lebih, yang diikuti dengan penjualan yang lebih tinggi dan peningkatan pendapatan.

Sejalan dengan ini, organisasi dapat meningkatkan efisiensi dan profitabilitas dengan cara mengurangi pemborosan. Business Process Management mengalokasi dan melacak sumber daya untuk menghindari pemborosan. Plus, mengevaluasi kebiasaan kerja yang dapat menyebabkan inefisensi, pemborosan dan melakukan tindakan untuk mengatasi masalah ini.

Tingkat efisiensi yang lebih tinggi
Penyebaran Business Process Management sangat meningkatkan efisiensi proses bisnis. Potensi ini melibatkan integrasi proses organisasi dari awal sampai akhir. Para pemilik proses otomatis diberitahu setiap kali mereka membagikan tanggung jawab kepada setiap anggota atau individu. Hal ini memantau keterlambatan dengan mahir atau mengalokasi kembali tugas di antara anggota. Oleh karena itu, Business Process Management membantu mengeliminasi bottlenecks dan mengurangi lead time dalam hal implementasi dan meningkatan proses bisnis.

Business Process Management juga menghasilkan optimalisasi proses melalui penghapusan setiap tugas berlebihan, serta menerapkan otomatisasi dalam mengurangi kemungkinan pengerjaan ulang dan kesalahan. Kualitas ini telah menarik para pemimpin organisasi untuk menyebarkan Business Process Management yang baik, tidak hanya untuk memaksimalkan keuntungan, tetapi juga menyelaraskan tujuan organisasi dengan proses-prosesnya.

Visibilitas yang lebih baik
Secara esensial, Business Process Management menggunakan program software untuk membuat kemungkinan otomatisasi proses. Program-program ini memungkinkan pemilik proses untuk melacak kinerja dan melihat bagaimana proses bisnis berfungsi dalam kenyatannya. Otomatisasi proses memberitahu bagaimana proses bekerja tanpa perlu tenaga kerja dan pemantauan teknik yang luas. Peningkatan transparansi memungkinkan manajemen memperoleh pemahaman yang lebih baik dari proses mereka. Hal-hal ini memungkinkan manajemen untuk memodifikasi struktur dan proses yang lebih efisien, sementara melacak hasil dari proses tersebut.

Kesesuaian, Kemanan dan Keselamatan
Praktek Business Process Management dipercaya dapat membantu memberitahu seluruh organisasi tentang tugas-tugas mereka. Hal ini dapat berupa laporan keuangan, hukum ketenagakerjaan yang sesuai dan berbagai aturan pemerintah yang harus diikuti oleh organisasi. Sebuah Business Process Management yang komprehensif menjamin bahwa organisasi sesuai dengan standard dan tetap bersama hukum terkini.

Selain itu, business process management juga memiliki kemampuan untuk mempromosikan tindakan keamanan dan keselamatan. Hal ini dilakukan dengan mendokumentasikan prosedur dengan benar dan memfasilitasi kesesuaian. Kebijakan organisasi dan kontrol internal berperan penting dalam Business Process Management. Seperti mendorong para karyawan untuk menjaga aset organisasi, termasuk informasi pribadi dan sumber daya fisik dari penyalahgunaan, kehilangan atau tindakan lain seperti pencurian.

Secara keseluruhan, organisasi yang memanfaatkan prinsip Business Process Management menemukan bahwa mereka memiliki kapasitas untuk mengurangi biaya dan meningkatkan produktivitas, dengan hanya mengidentifikasi bagaimana proses akan bekerja dalam kondisi terbaik. Hal ini juga diikuti dengan menerapkan penyesuaian yang diperlukan untuk mengimplementasi kontrol dan mencapai kinerja terbaik yang akan membantu dalam pelacakan hasil di masa depan. Dengan semua ini, tidak heran mengapa Business Process Management membuat gebrakan di dunia raksasa bisnis dan pemasaran.

Bekerja dengan Gembira

SERTIFIKAT ISO MURAH – Bila hidup selalu mengikuti target kerja, waktu akan terus tersita untuk pekerjaan. Bahkan tak jarang waktu untuk bersantai di rumah, justru terpakai untuk berkutat dengan pekerjaan yang belum selesai. Hal-hal seperti ini rentan mendatangkan stres.

Tapi ada cara ampuh mengusir stres. Meski kita bekerja lebih dari 12 jam, atau hari libur yang dipakai untuk bekerja. Salah satu caranya, yaitu bekerja dengan gembira. Bagaimana cara bekerja dengan gembira?

Sederhana. Bekerja dengan gembira adalah upaya seorang pekerja untuk tetap bisa produktif tanpa perlu terbebani pekerjaan. Nah, sebagai cara ampuh mengusir stres, berikut mekanisme bekerja dengan gembira:

Berhenti mengeluh

Pekerjaan seberat apa pun akan terasa ringan bila dikerjakan dengan gembira. Sebaliknya, pekerjaan seringan apa pun akan terasa berat jika dikerjakan dengan mengeluh. Jika Anda tak ingin stres, berhentilah mengeluh. Lakukan setiap pekerjaan dengan sungguh-sungguh. Karena pekerjaan yang dilakukan dengan gembira dan sungguh-sungguh akan membikin hati dan pikiran tenang, serta ampuh mengusir stres.

Jangan jadikan pekerjaan sebagai beban

Pada hakikatnya, pekerjaan adalah kewajiban, bukan suatu beban. Kendati beban bagian dari kewajiban, lain hal dengan pekerjaan. Sebab ada hasil yang didapat ketika seorang bekerja, baik ilmu maupun honorarium.

Dengan tidak menjadikan pekerjaan sebagai beban, maka hilang satu hambatan produktivitas kerja. Selain itu, pekerjaan juga akan terasa lebih ringan. Tidak menambah pikiran, apalagi sampai stres.

Berkomunikasi dengan rekan kerja (bila ada)

Berkomunikasi sangat baik dalam memecahkan kebekuan pikiran. Jika mempunyai rekan kerja, luangkan waktu untuk berkomunikasi dengannya. Baik ketika sedang bekerja maupun jam istirahat makan siang. Bila Anda merasa ada pekerjaan yang terasa sulit, jangan ragu meminta bantuan darinya. Dan bila Anda bekerja sendiri, berkomunikasilah dengan diri dan pekerjaan Anda, dengan cara berusaha memahami pekerjaan itu kemudian mengerjakannya dengan sungguh-sungguh.

Tidak hanya akan mengusir stres, bahkan hal ini dapat membantu Anda dalam mengerjakan setiap pekerjaan.

Tetap berpikir positif

Percayalah bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan memiliki nilai positif. Bagaimanapun hasilnya, berpikir positif memacu diri untuk terus produktif bekerja tanpa terbebani pekerjaan yang telah diselesaikan. Bila ada kesalahan, segera perbaiki, tidak perlu sampai khawatir dan dipikirkan lama.

Cara ampuh mengusir stres ini tidak terlalu sulit dilakukan. Kalau bisa bekerja dengan gembira, mengapa harus bekerja hingga mengakibatkan stres?