Tag: Training ISO
Cara Mendapatkan Sertifikat ISO
SERTIFIKAT ISO MURAH – ISO sebagai Standar Internasional adalah pedoman dan alat strategis untuk membantu perusahaan mengatasi beberapa tantangan yang paling menuntut dari bisnis modern. Memastikan bahwa operasi bisnis sampai se-efisien mungkin, meningkatkan produktivitas dan membantu perusahaan mengakses pasar baru. Manfaat Sertifikasi ISO tentu tidak hanya dirasakan oleh perusahaan saja, tapi juga klien dan pelanggan.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses sertifikasi. Cara Mendapatkan Sertifikat ISO yang pertama adalah memeriksa bolong atau hambatan-hambatan, baik itu pada prosedur maupun proses bisnis, yang tidak sesuai dengan persyaratan standar ISO. Kedua, pilih dan kelompokkan temuan tersebut untuk selanjutnya diperbaiki. ISO menyarankan organisasi dan perusahaan melakukan perbaikan secara terus-menerus, hal ini bertujuan untuk membantu perusahaan meningkatkan kinerja, memperbaiki proses bisnis yang kurang efisien, sampai mendapatkan sertifikat ISO.
Dalam beberapa hal, perusahaan membutuhkan konsultan ISO. Mereka yang akan membantu perusahaan Anda menerapkan prosedur-prosedur dan syarat-syarat standar ISO. Setelah prosedur dan dokumen lengkap, sebelum perusahaan lulus dan mendapatkan sertifikat ISO dari badan sertifikasi, dilakukan Audit Internal. Hal ini bertujuan untuk mengecek apakah masih ada temuan yang tidak sesuai dengan persyaratan ISO. Oleh karena itu, pentingnya sertifikasi ISO membutuhkan konsultan ISO yang berpengalaman.
Cara Mendapatkan Sertifikat ISO selanjutnya, yaitu menghubungi badan sertifikasi. Setiap badan sertifikasi mempunyai kebijakan berbeda-beda, begitu juga badan akreditasi. Dari banyak badan akreditasi di dunia, satu yang ada di Indonesia yaitu Komite Akreditasi Nasional (KAN). Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.
Klik di sini untuk mengontak kami dan klik di sini untuk permintaan proposal penawaran.
Sertifikat ISO 9001 Murah
ISO 9001 merupakan satu-satunya standar dalam perusahaan yang dapat disertifikasi (meskipun bukan keharusan). ISO 9001 mengatur tentang sistem manajemen mutu. Hal ini dapat digunakan oleh setiap organisasi, besar atau kecil, terlepas dari bidang usahanya. Bahkan, ada lebih dari satu juta perusahaan dan organisasi di lebih dari 170 negara bersertifikat ISO 9001.
Standar ini didasarkan pada sejumlah prinsip manajemen mutu termasuk fokus yang kuat pelanggan, motivasi dan implikasi dari manajemen puncak, pendekatan proses dan perbaikan terus-menerus. Setelah mengetahui cara mendapatkan sertifikat iso 9001, hal itu akan menambah pengetahuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Ketidaksesuaian yang ada di organisasi dapat terdeteksi sejak awal. Sertifikat ISO 9001 membantu mengurangi proses yang tidak efisien, meningkatkan kerja sama team dan keterlibatan karyawan.
Ada banyak manfaat sertifikat ISO 9001. Salah satunya yaitu untuk menjaga konsistensi layanan sebagai pengakuan dari pihak ketiga untuk promosi. Sertifikat ISO 9001 membantu organisasi dalam mencapai tujuan dan memonitor usaha-usaha pencapaian tersebut. Karyawan-karyawan jadi lebih peka terhadap kebijakan perusahaan, seperti prosedur dan dokumen ISO lainnya.
Melakukan perbaikan dan peningkatan terus-menerus tidak cukup soal bagaimana menginovasi produk atau jasa Anda, tetapi bagaimana inovasi tersebut memang mampu menjawab apa yang dibutuhkan customer saat ini. Sertifikat ISO 9001 murah didapat setelah memenuhi persyaratan yang ada di dalam ISO dan audit.
ISO 9001 meningkatkan performance organisasi supaya lebih efektif dan efisien dengan proses risk based thinking, sehingga tidak lagi berkutat dengan terlalu banyaknya aspek dokumentasi. Konsekuensi logisnya adalah memungkinkan tidak adanya istilah prosedur kerja. Dengan begitu proses audit oleh Badan Sertifikat ISO akan menjadi proses yang sulit bagi auditor dalam mencari temuan audit. Dahsyat bukan?
Peran Top Management menjadi tolak ukur kesuksesan implementasi dan dalam memperoleh sertifikat ISO 9001. Hubungi kami sekarang jika ingin tahu lebih lanjut bagaimana cara mendapatkan sertifikat ISO 9001. Klik di sini.
Cara Mengukur Efektivitas Keamanan Informasi
Anda tidak bisa terlalu berhati-hati ketika masuk ke keamanan informasi. Melindungi catatan pribadi dan informasi sensitif secara komersial sangatlah penting. Tapi bagaimana Anda bisa mengatakan bahwa Anda ISO / IEC 27001 sistem manajemen keamanan informasi (ISMS) membuat perbedaan dan perubahan? Sebuah ISO baru / IEC Standar Internasional dapat membantumu.
Baru-baru ini diperbarui ISO / IEC 27004: 2016 , Teknologi informasi – Teknik keamanan – manajemen keamanan informasi – Pemantauan, pengukuran, analisis dan evaluasi, memberikan pedoman bagaimana menilai kinerja ISO / IEC 27001. Menjelaskan bagaimana mengembangkan dan mengoperasikan pengukuran proses, dan bagaimana menilai dan melaporkan hasil dari serangkaian metrik keamanan informasi.
Prof. Edward Humphreys, Convenor dari kelompok kerja yang mengembangkan standar ( ISO / IEC JTC 1 / SC 27 ), mengatakan: “Serangan cyber adalah risiko terbesar di suatu organisasi. Inilah sebabnya mengapa banyak versi perbaikan dari ISO / IEC 27004 memberikan dukungan penting dan praktis untuk banyak organisasi yang menerapkan ISO / IEC 27001 untuk melindungi diri dari keragaman dari serangan keamanan itulah bisnis yang kita hadapi sekarang. ”
Matrik keamanan dapat memberikan wawasan mengenai efektivitas ISMS. Apakah Anda seorang insinyur atau konsultan yang bertanggung jawab untuk keamanan dan pelaporan ke manajemen atau eksekutif yang membutuhkan informasi yang lebih baik untuk pengambilan keputusan, matrik keamanan telah menjadi sebuah kendaraan penting untuk mengkomunikasikan keadaan risiko organisasi bagian cyber.
Dengan kata Prof. Humphreys sendiri: “Organisasi membutuhkan bantuan untuk menjawab pertanyaan tentang apakah investasi organisasi dalam manajemen keamanan informasi yang efektif, sesuai dengan tujuan untuk bereaksi, membela dan menanggapi lingkungan cyber risiko terus berubah. Di sinilah ISO / IEC 27004 dapat memberikan banyak keuntungan. ”
ISO / IEC 27004: 2016 menunjukkan bagaimana membangun program pengukuran keamanan informasi, bagaimana memilih apa yang diukur, dan bagaimana untuk mengoperasikan proses pengukuran yang diperlukan. Ini termasuk contoh yang luas dari berbagai jenis tindakan, dan bagaimana efektivitas langkah-langkah ini dapat dinilai.
Banyak manfaat untuk organisasi yang menggunakan ISO / IEC 27004 adalah:
- Meningkatkan akuntabilitas
- Kinerja keamanan informasi yang ditingkatkan dan proses ISMS
- Bukti memenuhi persyaratan ISO / IEC 27001, serta hukum, aturan dan peraturan
ISO / IEC 27004: 2016 menggantikan edisi 2009; telah diperbarui dan diperluas untuk menyelaraskan dengan versi revisi dari ISO / IEC 27001 untuk memberikan organisasi dengan nilai tambah yang lebih besar dan kepercayaan diri.
ISO / IEC 27004: 2016 dikembangkan oleh komite gabungan teknis ISO / IEC JTC 1, teknologi informasi, subkomite SC 27, IT teknik keamanan, sekretariat yang dipegang oleh DIN , anggota ISO Jerman.
Sumber: ISO.org
Indoor Quality Air is Killing You
Indoor Quality Air (IQA) merupakan istilah yang banyak digunakan di dalam sistem manajemen untuk mengukur seberapa segar kualitas udara di dalam ruangan yang dibutuhkan manusia untuk beraktivitas. IQA menjadi issue lingkungan ketika gedung-gedung perkantoran, perumahan, mall, public service, dan lainnya mengandung polutan-polutan udara yang dapat mengganggu kesehatan manusia.
Akhir-akhir ini Indoor Quality Air (IQA) menjadi isu lingkungan seiring dengan perkembangan gedung-gedung dan pertumbuhan penggunaan material sintetis. Perlengkapan kantor modern seperti mesin fotocopy, printer laser, komputer, bahan pembersih, dan polusi udara luar meningkat seiring dengan kontaminasi udara, menyebabkan kontribusi pada tingkat kebersihan udara. Efek dari kumulatif paparan ini disebut dengan Sick Building Syndrome.
Penyakit Sick Building Syndrome erat kaitannya dengan gedung-gedung baru atau gedung lama yang tidak ada perawatan di dalamnya. Gedung-gedung baru oleh karena permintaan untuk pemakaian gedung dan penggunaannya menyebabkan tingkat kualitas udara tidak terlalu diperhatikan. Masa dari serah terima gedung sampai diisi oleh banyak karyawan terlalu singkat. Sementara karyawan merasakan masih terdapat bau solvent, bau cat, bahan material gedung, dan lainnya secara kumulatif menyebabkan Sick Building Syndrome. Efeknya adalah kita sering mengalami pusing-pusing, beberapa orang merasakan mual, dan tidak enak badan.
Beberapa faktor dan sumber yang dapat mempengaruhi Indoor Quality Air (IQA) dan kenyamanan, seperti :
FAKTOR SUMBER
Suhu & Kelembaban Ekstrim — > ketidaksesuaian penempatan thermostat, kurangnya pengendalian kelembaban ruang, tenant menambahkan perlengkapan kantor (kontribusi kontaminasi udara)
CO2 —> orang-orang, pembakaran fosil
CO —> Pembuangan dari kendaraan mobil, pembakaran tidak sempurna
Formaldehide –> Plywood, lem, karpet, furnishing, kertas copy berkarbon
Partikulat –> Smoke, kertas, filter HVAC, residue
Volatil Organic Compound (VoC) –> Mesin fotocopy, parfum, bahan pembersih, hairspray
Sistem untuk pengendalian IQA harus ditetapkan oleh manajemen dan dijalanan oleh semua perangkat di dalam struktur organisasi. Tanggung jawab bagi semua orang untuk menjaga kebersihan udara di dalam gedung. Analoginya seperti berikut:
Kita berada di dalam gedung dengan posisi sebagai tenant pada Manajemen gedung tempat kantor kita berada. Selayaknya kita sebagai tenant mendapatkan informasi mengenai di mana posisi thermostat, pengatur suhu AC, pengatur kelembababan, penetrasi cahaya, frekuensi orang (customer service/office boy) dalam melakukan pembersihan, item apa saja yang dilakukan untuk pembersihan, bagaimana layout mesin fotocopy, kubikel komputer dan printer. Semua itu dimaksud agar karyawan dapat menyadari bahaya dari minimnya kualitas udara di dalam ruangan (indoor air quality).
Dengan demikian sistem pengendalian IQA harus dibuat dalam rangka menjaga produkvitas karyawan, pencegahan sakit penyakit dan efisiensi biaya pengobatan karyawan. Tentu saja konteks yang harus dilakukan disesuaikan dengan tempat atau gedung tempat kantor berada.
Mengamati Kesehatan Manusia dengan Health Risk Assessment
Tubuh manusia sekarang ini banyak terpapar dengan sejumlah toxic. Untuk lebih mudah dimengerti, toxic itu berarti bahan atau material asing yang masuk ke dalam tubuh. Lalu sejauh apa paparan bahan tersebut menyebabkan masalah kesehatan? Dalam jumlah berapa bahan tersebut dikatakan berbahaya? Seberapa seriuskah bahan tersebut, bahkan sampai menyebabkan risiko kesehatan? Mengamati kesehatan manusia dengan Health Risk Assessment merupakan langkah yang tepat untuk mencegah atau mengurangi risiko kesehatan.
Health Risk Assessment adalah tools yang digunakan untuk melakukan pemantauan, sejauh apa tubuh manusia terpapar dengan bahan toxic. Memang tidak semua bahan kimia dapat dikategorikan sebagai toxic. Pengecualian ini dilihat sejauh mana bahan kimia dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan manusia. Maka pengendalian dianggap perlu dan penting untuk menangani hal ini, dan kepedulian terhadap bahan berbahaya pun tidak kalah penting untuk mencegah atau mengurangi risiko kesehatan.
Ada beberapa langkah untuk melakukan Health Risk Assessment, antara lain:
- Hazard Identification
- Exposure Assessment
- Dose-Response Assessment
- Risk Characterization
HAZARD IDENTIFICATION
Apa itu hazard identification? Hazard identification adalah upaya identifikasi bahan kimia yang dapat mempengaruhi manusia, terutama bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh melalui hidung, mulut, kulit, mata, permukaan tubuh yang terbuka.
Paparan bahan kimia yang dapat mengganggu kesehatan setiap orang bervariasi. Ada yang respon tubuhnya kebal, tapi ada juga yang dapat mengganggu meski dalam jumlah yang sedikit. Data ini dapat kita lakukan dengan membuat daftar jumlah bahan kimia yang dapat masuk ke dalam tubuh. Atau melalui informasi MSDS (Material Safety Data Sheet) juga dapat digali informasi bahan kimia apa saja yang dapat menganggu kesehatan. Data empiris dari hasil uji tubuh akan lebih akurat untuk tahapan hazard identification
EXPOSURE ASSESSMENT
Sejauh apa bahan kimia dapat mempengaruhi tubuh, seberapa banyak bahan kimia yang terekspose, dan bagaimana orang dapat terekspos melalui makanan, minuman, pernapasan, kontak kulit dan cairan lainnya.
Seseorang dapat terekspos bahan kimia toxic dengan berbagai cara. Sebagai contoh yaitu airborne chemical, atau bahan kimia toxic yang menyebar lewat udara. Bahan kimia ini ada di permukaan air bebas, tanah, buah-buahan, sayuran, makanan ternak, dan lainnya. Ingat teori rantai makanan? Kumulatif jumlah polutan pada pemakan tertinggi di rantai makanan akan lebih banyak dibandingkan dengan pemakan terendah di rantai makanan yang sama.
Untuk dapat mengetahui bagaimana cara mendapatkan data, tentang sejauh apa pemeliharaan kesehatan orang terhadap risiko paparan bahaya bahan kimia toxic, alat yang digunakan adalah Medical Check Up. Tentu saja analisa data lebih lanjut dibutuhkan keterkaitan antara bagaimana polutan mempengaruhi kesehatan orang.
DOSE-RESPONSE ASSESSMENT
Sejauh apa dosis polutan bahan kimia mempengaruhi kesehatan atau kondisi tubuh. Sebagai contoh: garam dapur dalam jumlah yang sedikit secara alamiah tidak berbahaya, tapi apabila dikonsumsi dalam jumlah besar maka dapat menyebabkan asam hidroklorida, yang mana bahan tersebut di dalam tubuh dapat mengganggu pencernaan jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Di dalam Health Risk Assessment tidak ada paparan bahan kimia yang memiliki ‘zero risk’, kecuali data yang melengkapi bahan kimia tersebut lengkap. Dengan kata lain, risiko bahan kimia meskipun dalam jumlah yang sangat kecil dapat menyebabkan kanker dengan cara mengganggu fungsi sel di dalam tubuh.
RISK CHARACTERIZATION
Langkah terakhir di dalam Health Risk Assessment adalah bagaimana melakukan karakterisasi dari risiko kesehatan dengan menganalisa paparan dan dosis dari bahan kimia yang berpengaruh kepada tubuh. Karakterisasi risiko dapat digolongkan apakah risiko bahan kimia tersebut termasuk ke dalam high-risk, medium-risk, atau low-risk.
Di dalam analisa manajemen risiko, di dalam sistem Health Risk Assessment mirip dengan melakukan risk management pada ISO 9001, OHSAS 18001, ISO 14001 dan sistem manajemen lainnya. Sehingga tools ini dapat mengkaji suatu potensi dan efek dari bahan kimia terhadap kesehatan manusia.
