Tag: k3l

 

Isu Internal dan Eksternal Serta Tuntutan dan Harapan Pihak Terkait

SERTIFIKAT ISO MURAH – Dalam mereview penerapan ISO 9001/ISO 14001/ISO 45001, terdapat beberapa perusahaan yang kurang tepat dalam memahami persyaratan Isu Internal & Eksternal (pasal 4.1) serta Tuntutan dan Harapan Pihak Terkait (pasal 4.2).

Identifikasi Isu Internal & Eksternal (pasal 4.1) serta Tuntutan dan Harapan Pihak Terkait (pasal 4.2) masuk dalam konteks perusahaan (organization) bukan dalam konteks departemen. Perusahaan melakukan evaluasi secara organization sebelum mengembangkan SMM (ISO 9001), SML (ISO 14001) dan SMK3 (ISO 45001). Yang di maksud dari persyaratan ini adalah sama seperti perusahaan melakukan SWOT Analysis sebelum membuat bisnis plan, hanya saja SWOT analisisnya terkait dengan SMM (ISO 9001), SML (ISO 14001) dan SMK3 (ISO 45001).

Walaupun sebenarnya tidak ada persyaratan tertulis untuk perusahaan melakukan review secara regular, tapi kita harus memahami bahwa akan selalu ada perubahan. Kondisi Isu Internal & Eksternal (pasal 4.1) serta Tuntutan dan Harapan Pihak Terkait (pasal 4.2) pasti akan berubah, jadi Perusahaan perlu melakukan review persyaratan ini secara berkala.

Pasal 4 merupakan masukan untuk pasal 6 (Perencanaan). Lebih spesifik lagi disebutkan dalam pasal 6.1. (Action to address risk and opportunities) bahwa perusahaan harus melakukan analisa risiko dan peluang terkait dengan pasal 4.1 dan 4.2.

Perusahaan harus melakukan analisa risiko dan peluang terhadap Isu Internal & Eksternal (pasal 4.1) serta Tuntutan dan Harapan Pihak Terkait (pasal 4.2). Kondisi internal ini memiliki risiko negatif “perusahaan akan kalah bersaing” atau pelanggan bisa beralih ke kompetitor yang bisa memberikan harga lebih murah karena memiliki infrastruktur yang lebih produktif. Berdasarkan hasil analisa ini, kemudian Perusahaan bisa membuat program kerja untuk melakukan peremajaan infrastruktur.

Isu eksternal ini memiliki risiko negatif bagi perusahaan, “perusahaan akan kesulitan melakukan import”. Namun disisi lain isu eksternal ini akan menjadi peluang bagi industri lokal untuk meningkatkan penjualannya. Berdasarkan hasil analisa, kemudian perusahaan membuat program untuk mengatasi risiko negatif atau menangkap peluang sebagai dampak dari adanya isu eksternal.

Hasil identifikasi Tuntutan dan Harapan pihak terkait (pasal 4.2). Harapan dari masyarakat (pihak terkait) memiliki risiko negative “merusak hubungan atau pengaduan dari masyarakat baik melalui jalur resmi atau jalur media sosial”. Atas dasar hasil identifikasi, perusahan kemudian membuat program kerja untuk memenuhi tuntutan dan harapan pihak terkait.

Untuk sertifikasi ISO silakan langsung menghubungi kami. Isi laman permintaan proposal penawaran (klik di sini).

Sertifikasi K3L: ISO 14001 dan OHSAS 18001

SERTIFIKAT ISO MURAH – Penerapan K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) di masa kini menjadi begitu penting, apalagi jika melihat dampak lingkungan dan risiko kecelakaan kerja. Undang-Undang nomor 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja mewajibkan perusahaan untuk membuat lingkungan kerja yang aman, sehat, bebas dari kecelakaan kerja, serta bebas pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan yang namanya standar.

Sertifikasi K3L adalah sertifikasi untuk sistem manajemen kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan di sekitar tempat kerja. ISO 14001 mengatur tentang sistem manajemen keamanan lingkungan, sedangkan OHSAS 18001 mengatur tentang kesehatan dan keselamatan kerja. Sosialisasi kebijakan K3L di perusahaan bertujuan untuk mengajak semua karyawan terlibat dalam penerapan standar ini. Sertifikasi K3L juga perlu peran semua karyawan, termasuk pimpinan perusahaan. Karena pada tahap audit lah saat-saat penting untuk melihat komunikasi dan kerja sama di perusahaan, dan mencapai sertifikasi bukan berarti adalah akhir, melainkan langkah awal dengan perbaikan berkelanjutan.

TUJUAN SERTIFIKASI K3L

Dalam Undang-undang Keselamatan Kerja disebutkan, tujuan K3 yaitu untuk mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja dan menjamin:
  • Setiap tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja mendapat perlindungan atas keselamatannya;
  • Setiap sumber produksi dapat dipakai dan dipergunakan secara aman dan efisien; dan
  • Proses produksi berjalan lancar.
Pengertian K3 secara filosofi berarti suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesejahteraan, baik jasmaniah maupun rohaniah pada khususnya dan manusia pada umumnya, hasil karya dan budayanya menuju masyarakat adil dan makmur. Ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Secara Praktis K3 diartikan sebagai upaya perlindungan agar tenaga kerja selalu dalam keadaan selamat dan sehat selama melakukan pekerjaan di tempat kerja serta bagi orang lain yang memasuki tempat kerja maupun sumber dan proses produksi secara aman dan efisien dalam pemakaiannya.
Sertifikasi K3L kini terintegrasi dengan beberapa sistem, sebut saja yang paling banyak digunakan di dunia ISO 9001. Semua sistem manajemen akan terintegrasi satu sama lain. Tim ISO atau konsultan ISO akan membantu Anda, sampai sertifikasi ISO. Hubungi kami (klik di sini).

Sistem Manajemen K3 OHSAS 18001

SERTIFIKAT ISO MURAH – Sistem Manajemen K3 OHSAS 18001 adalah sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja berstandar internasional. Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja yang diterbitkan tahun 2007 untuk menggantikan OHSAS 18001:1999.

Penerapan Sistem Manajemen K3 OHSAS 18001 memungkinkan organisasi/perusahaan untuk mengelola risiko operasional dan meningkatkan kinerja organisasi/perusahaan. Selain itu, OHSAS 18001 juga memberikan panduan tentang bagaimana mengelola aspek kesehatan dan keselamatan kegiatan bisnis yang lebih efektif, mencegah atau mengurangi kecelakaan saat bekerja, mengurangi risiko, dan kesejahteraan karyawan.

Manfaat penerapan dan sertifikasi Sistem Manajemen K3 OHSAS 18001 adalah:

  1. Perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan kerja karyawan.
  2. Mengurangi risiko kecelakaan.
  3. Motivasi karyawan lebih tinggi.
  4. Pengurangan biaya operasi dan biaya kecelakaan kerja.
  5. Sebuah sistem manajemen yang mendelegasikan wewenang dan tanggung jawab.
  6. Meningkatkan citra dan pandangan publik terhadap organisasi/perusahaan dalam industry kesehatan dan keselamatan kerja.
  7. Media komunikasi dengan semua pihak yang berkepentingan, baik kesehatan kerja, pemegang saham, lembaga keuangan, maupun asuransi.

OHSAS 18001 adalah sistem manajemen k3 yang diterbitkan oleh ISO. Di Indonesia melalui Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker) juga menerbitkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, biasa dikenal dengan istilah SMK3. MANAJEMEN SERTIFIKASI ISO—akan membantu Anda dalam menerapkan sistem manajemen K3 OHSAS 18001. Segera hubungi Kami!