Tag: murah

 

Sistem Manajemen yang Baik dan Benar

SERTIFIKAT ISO MURAH – Terkadang banyak perusahaan merasa sistem yang mereka punya kurang atau tidak efektif dalam menjalankan roda perputaran bisnis. Sulitnya atau memang sudah salah sejak awal, sehingga sistem yang dibuat tidak sejalan dengan visi misi perusahaan.

Sistem manajemen yang baik tentu akan memajukan perusahaan. Meningkatkan daya saing, memperluas kerjasama, serta meningkatkan kepuasan klien atau pelanggan.

Berikut langkah-langkah dalam memperbaiki sistem manajemen:

Meninjau Proses Bisnis Perusahaan

Proses Bisnis merupakan unsur utama dalam memperbaiki sistem manajemen. Hal ini dipelukan  guna mengetahui pola bisnis perusahaan dengan baik, serta mengetahui proses bisnis yang benar dari mulai input-proses sampai output. Proses Bisnis merupakan kejelasan alur proses dari sebuah kegiatan organisasi atau perusahaan, mulai dari hulu sampai ke hilir. Proses Bisnis ini nantinya akan menentukan jumlah fungsi serta bagian yang ada dalam struktur organisasi.

Inti dari Proses Bisnis yaitu harus jelas, supaya mempermudah manajemen dalam mengendalikan dan monitoring setiap proses yang berjalan. Selain itu, hal ini juga akan mempermudah karyawan dalam menjalani aktivitas bisnis perusahaan.

Meninjau Struktur Organisasi Perusahaan

Setelah Proses Bisnis dibuat secara benar, langkah selanjutnya yaitu meninjau ulang struktur organisasi yang ada. Hal ini sangat penting karena struktur organisasi merupakan hal yang berkesinambungan dengan Proses Bisnis.

Struktur organisasi yang ideal adalah struktur organisasi yang dibuat berdasarkan proses bisnis yang ada, bukan struktur organisasi yang dibuat sekehendak hati atau asal-asalan. Struktur organisasi wajib disusun ulang sesuai dengan proses bisnis supaya ada kejelasan bagian atau fungsi, kewenangan, tugas dan tanggung jawab—sehingga pelaksanaan pekerjaan tidak tumpang tindih serta  segala bentuk aktivitas akan mudah dikontrol dan dikendalikan.

Struktur organisasi sangat menentukan suksesnya implementasi sebuah sistem. Salah satu contohnya adalah sistem SOP. Sebab SOP yang baik adalah SOP yang dibuat berdasarkan struktur organisasi yang sudah final, dan dengan adanya struktur organisasi yang baik, maka fungsi wewenang dan tanggung jawab di masing-masing proses dan bagian itu jelas bentuknya.

Meninjau Sarana dan Prasarana Perusahaan

Sarana dan prasarana perusahaan sangat diperlukan dalam memperbaiki sistem manajemen perusahaan. Hal ini diperlukan sebagai penunjang dalam menjalankan suatu sistem manajemen, sehingga sistem yang ada menjadi lebih efektif dan efisien. Apabila  sarana dan prasarana kurang memadai maka akan mengakibatkan sistem tidak akan berjalan dengan optimal, bahkan bisa terkendala di lapangan. Oleh karena itu, tinjauan terhadap sarana dan prasarana ini sangat penting, sehingga sistem dapat berjalan optimal dan baik di dalam perusahaan.

Meninjau kembali efektivitas sistem yang sudah berjalan di dalam perusahaan

Meninjau kembali sistem yang sudah berjalan, apakah sistem yang dijalankan selama ini efektif atau malah cenderung tidak efektif. Dalam hal membangun sistem manajemen perlu diingat, bahwa hal yang paling utama adalah implementasi di lapangan, bukan mengesampingkan perlu atau tidaknya sebuah sistem. Sehingga sangat diperlukan pencocokan jenis sistem manajemen yang seperti apa yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi perusahaan, gaya kepimpinan manajemen, serta kondisi kemampuan karyawan dalam menjalankan sistem tersebut.

Meninjau kembali komitmen dari pimpinan perusahaan

Meninjau ulang komitmen pimpinan perusahaan sangatlah penting. Karena sebagus apa pun sistem yang dibuat, tanpa ada komitmen yang baik dari manajemen, maka semuanya akan sia-sia. Hal ini diperlukan karena segala sesuatu bersumber dari komitmen pimpinan dalam menjelankan roda perusahaan. Kenyamanan para karyawan, sistem, sarana prsaarana dan lain-lain merupakan bentuk aktualisasi dari komitmen pimpinan perusahaan. Segalanya tidak dapat optimal apabila tidak disertai dan didukung komitmen yang baik dan kuat dari pimpinan/ manajemen.

Oleh karena itu, komitmen pimpinan sangat penting dalam membawa perusahaan ke arah yang progresif. Diperlukan peninjauan karena hal ini akan mempengaruhi baik dalam sistem manajemen maupun yang lainnya, dalam penerapannya yang mana berpengaruh pada sumber daya yang dimiliki.

Manfaat ISO bagi Perusahaan

SERTIFIKAT ISO MURAH – ISO sebagai Standar Internasional membawa teknologi, ekonomi dan manfaat sosial. Selain itu, manfaat ISO yaitu untuk membantu menyelaraskan spesifikasi teknis dari produk dan jasa, membuat industri lebih efisien, dan mencegah hambatan perdagangan internasional. ISO membantu meyakinkan konsumen bahwa produk yang aman, efisien dan baik untuk lingkungan.

ISO telah mengembangkan standard bahan dalam menggambarkan manfaat ekonomi dan sosial. Hal itu dimaksudkan untuk diketahui oleh para pengambil keputusan dan pemangku kepentingan, sebagai contoh konkret dari nilai standar.

ISO sebagai Standar Internasional adalah pedoman dan alat strategis untuk membantu perusahaan mengatasi beberapa tantangan yang paling menuntut dari bisnis modern. Memastikan bahwa operasi bisnis sampai se-efisien mungkin, meningkatkan produktivitas dan membantu perusahaan mengakses pasar baru. Manfaat ISO tentu tidak hanya dirasakan oleh perusahaan saja, tapi juga klien dan pelanggan.

Manfaat ISO bagi perusahaan meliputi:

  1. Penghematan biaya. Membantu mengoptimalkan operasi, sehingga meningkatkan bottom line baik saat produksi maupun pemasaran.
  2. Meningkatkan kepuasan pelanggan. Membantu meningkatkan kualitas barang, meningkatkan kepuasan pelanggan serta meningkatkan penjualan.
  3. Membuka akses ke pasar baru. Membantu mencegah hambatan perdagangan dan membuka pasar global.
  4. Peningkatan pangsa pasar. Membantu meningkatkan produktivitas perusahaan dan keunggulan secara kompetitif.
  5. Manfaat lingkungan. Membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Perusahaan sebagai pelaku bisnis juga mendapatkan keuntungan dari mengambil bagian dalam proses pembangunan standar.

Mengapa perusahaan turut terlibat dalam pengembangan standar?

Salah satu kekuatan dari standar ISO adalah bahwa ISO dibuat oleh orang-orang yang membutuhkannya. Ahli industri mendorong semua aspek dari proses pengembangan standar, dari memutuskan apakah standar baru diperlukan untuk mendefinisikan semua konten secara teknis. Terlibat dalam proses ini dapat membawa keuntungan yang signifikan bagi perusahaan Anda, misalnya dengan:

  • Memberikan akses awal untuk informasi yang bisa membentuk pasar di masa depan
  • Memberikan perusahaan Anda suara dalam pengembangan standar
  • Membantu menjaga akses pasar terbuka.

Terlibat dalam pengembangan standar membawa keprihatinan dan kebutuhan untuk menanggung pada sebuah proses yang akan mempengaruhi perusahaan Anda di masa depan.

Material Safety Data Sheet

SERTIFIKAT ISO MURAH – Bahan kimia berbahaya dan beracun atau B3 dapat dengan mudah kita temukan pada proses produksi di pabrik. Perlu tindakan pengendalian yang tepat agar B3 tersebut tidak membahayakan jiwa pekerja, peralatan, instansi, dan tentunya jangan sampai menimbulkan pencemaran lingkungan.

Peraturan yang terkait dengan pengendalian B3 adalah Kepmenaker No. KEP-187/MEN/1999, yaitu tentang Pengendalian Bahan Kimia Berbahaya di Tempat Kerja. Pada Bab 1 pasal 1, bahan kimia B3 adalah bahan kimia dalam bentuk tunggal atau campuran yang berdasarkan sifat kimia atau fisika dan atau toksikologi berbahaya terhadap tenaga kerja, instalasi dan lingkungan.

Salah satu upaya untuk mencegah atau mengurangi risiko akibat penggunaan bahan kimia B3 adalah dengan memahami MSDS (Material Safety Data Sheet) atau Lembar Data Keselamatan Bahan (LDKB) bahan kimia tersebut.

Material Safety Data Sheet merupakan kumpulan data keselamatan dan petunjuk dalam penggunaan bahan kimia berbahaya. MSDS merupakan salah satu bentuk pengendalian resiko terkait penggunaan bahan kimia B3. Jadi, sebelum menggunakan bahan kimia B3, hal pertama yang harus kita lakukan adalah memahami dengan baik MSDS bahan kimia tersebut.

Kita bisa memperoleh dokumen MSDS kepada produsen, distributor atau supplier dimana kita membeli bahan kimia tersebut, atau kita bisa mengunduhnya lewat internet. Pastikan bahwa MSDS yang kita miliki adalah revisi terbarunya.

Ada (minimal) 8 informasi penting yang termuat dalam sebuah dokumen MSDS. Informasi tersebut meliputi:

Bagian 1. Identifikasi Bahan (Material Identification)

Pada bagian ini disajikan informasi mengenai nama dagang dan sinonim dari bahan kimia yang dimaksud, termasuk di dalamnya adalah rumus molekul dan data perusahaan pembuatnya beserta alamat dan nomor telepon penting yang dapat dihubungi.

Bagian 2. Komposisi Bahan Berbahaya (Hazardous Ingredients)

Berisi persentase masing-masing komponen bahan kimia B3 yang digunakan, dengan konsentrasi terendah sama dengan atau lebih dari 1 %. Atau minimum 0,1 % untuk bahan kimia karsinogenik (penyebab kanker).

Bagian 3. Sifat Fisika dan Kimia (Physical and Chemical Characteristic)

Sifat fisika dan kimia yang ditampilkan dalam MSDS antara lain: warna dan bau, titik didih, tekanan uap, pH dan kelarutan dalam air.

Bagian 4. Data Potensi Bahaya Kebakaran dan Ledakan (Fire and Explosion Hazard Data)

Bagian ini berisikan informasi mengenai potensi bahaya kebakaran dari bahan kimia B3 serta hal-hal yang perlu diperhatikan manakala terjadi kebakaran. Informasi tersebut diantaranya adalah titik nyala, jenis pemadam kebakaran yang tepat, dan prosedur penanganan kebakaran.

Bagian 5. Data Potensi Bahaya Terhadap Kesehatan (Health Hazard Data)

Di dalamnya dijelaskan mengenai pengaruh paparan atau exposure bahan kimia B3 terhadap kesehatan, beserta tanda dan gejala bila terkena paparannya. Selain itu, dijelaskan pula cara bahan kimia tersebut kontak dengan tubuh (kontak dengan kulit, terhirup, tertelan, terciprat dan lain-lain) dan target organ tubuh yang paling rentan terkena dampak negatifnya.

Bagian 6. Data Reaktifitas (Reactivity Data)

Bagian ini menjelaskan tentang tingkat reaktivitas suatu bahan kimia berbahaya bila tercampur dengan bahan kimia lain, atau bila disimpan di dalam tempat yang tidak sesuai.

Bagian 7. Prosedur Penanganan Tumpahan, Kebocoran dan Limbah (Precautions for Safety Handling and Use)

Berisi informasi tentang peralatan yang tepat untuk digunakan dan prosedur atau tata cara apabila terjadi tumpahan atau kebocoran. Selain itu, dijelaskan pula mengenai tata cara pembuangan limbah bahan kimia berbahaya dan hal-hal yang perlu diperhatikan selama penanganan dan penyimpanan. 

Bagian 8. Tindakan Pengendalian Untuk Mengurangi Bahaya (Control Measures)

Berisi informasi mengenai tindakan-tindakan pengendalian yang dapat dilakukan untuk mengurangi bahaya, seperti penyediaan sarana ventilasi, prosedur kerja yang aman dan alat pelindung diri yang sesuai.

Dokumentasi dan Up Dating :

Semua dokumen MSDS harus terdokumentasi dengan baik. Harus dipilih media dokumentasi yang mudah untuk diakses (bisa dalam bentuk print out atau CD) dan MSDS harus selalu tersedia di tempat-tempat yang diperlukan.

MSDS yang terdokumentasi harus dengan nomor revisi terbaru atau terakhir. Hal ini penting karena akan terus ada informasi baru yang masuk atau diperbaharui.

LAPORAN KECELAKAAN KERJA

SERTIFIKAT ISO MURAH – Laporan kecelakaan kerja adalah laporan yang dibuat oleh atasan (Kasi/Supervisor) ketika terjadi kecelakaan kerja. Setiap karyawan yang mengalami kecelakaan kerja, baik luka kecil maupun luka berat, harus melaporkan kejadian tersebut ke atasannya (Kasi/Supervisor). Hal ini untuk memudahkan dalam membuat laporan kecelakaan kerja.

Laporan kecelakaan kerja juga bermanfaat sebagai arsip perusahaan, misal sebagai ganti rugi atas jaminan kesehatan dan keselamatan kerja. Biar bagaimanapun, data yang valid akan menjaga bahkan bisa meningkatkan daya saing perusahaan.

Berikut langkah membuat laporan kecelakaan kerja, bila terjadi kecelakaan kerja:

Korban

  1. Bila korban masih bisa melapor ke atasan, segeralah melapor ke Kasi/Supervisor yang bersangkutan
  2. Bila korban harus segera dibawa ke klinik dan tidak bisa melapor ke Kasi/Supervisor, paling tidak (minimal) korban sudah bilang ke karyawan lainnya tentang kejadian kecelakaan yang korban alami.

Kasi/Supervisor

  1. Kasi/Supervisor harus melaporkan kejadian kecelakaan tersebut ke EHS (Environment Health and Safety) secepat mungkin, maksimal 1×24 jam dan membuat laporan berita kecelakaan. Namun bila Kasi belum bisa membuat laporan berita kecelakaan, minimal Kasi melaporkan adanya kejadian kecelakaan ke bagian EHS, baik lewat telepon maupun email.
  2. Kasi memantau dan atau mendampingi korban hingga mendapat keputusan tentang kondisi korban dari medis.
  3. Kasi atau Supervisor dan korban serta saksi ahli teknis (orang yang mengetahui pekerjaan tersebut) membuat investigasi kecelakaan sesuai dengan lembar investigasi kecelakaan berstandar Heinz. Bagian EHS dan Engineering bisa diikut-sertakan dalam investigasi bila diperlukan.
  4. Laporan investigasi harus dilaporkan ke EHS paling lambat 1×24 jam untuk dilaporkan ke manajemen.

EHS (Environment Health and Safety)

  1. Bagian EHS akan membuat laporan awal kecelakaan setelah mendapat laporan kecelakaan dari Kasi atau medis. Kemudian hasil laporan awal tersebut akandilaporkan ke pihak Manajemen sampai Top Manajemen, dibagikan ke bagian EHS ke dalam tiga Plant, sesuai prosedur dari Heinz.
  2. Bagian EHS berhak melakukan review atau memberikan masukan-masukan terhadap hasil investigasi dari segi aspek keamanan serta keselamatan kerja.
  3. Bagian EHS bertanggung jawab untuk memastikan investigasi kecelakaan dilakukan, bila perlu EHS mendampingi investigasi yang dilakukan Kasi atau Supervisor, atau melakukan investigasi tersendiri bila investigasi tidak kunjung dilakukan oleh pengawas.

Manajemen

  1. Melakukan review terhadap hasil investigasi kecelakaan bersama EHS dan tim semua bagian untuk mencegah kecelakaan terulang lagi.
  2. Memastikan semua hasil rekomendasi dari investigasi dijalankan oleh bagian yang bertanggung jawab.

Nah, itu tadi sedikit penjelasan tentang langkah-langkah membuat laporan kecelakaan kerja. Semoga kita bisa lebih berhati-hati dan mengurangi tingkat kecelakaan kerja, demi tercapainya lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan sejahtera.

SISTEM MANAJEMEN K3

SERTIFIKAT ISO MURAH – Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau Sistem Manajemen K3 (SMK3) adalah bagian dari sistem perusahaan secara keseluruhan yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian, dan pemeliharaan kewajiban K3, dalam rangka pengendalian resiko yang berkaitan dengan kegiatan guna terciptanya tempat kerja yang aman, efektif, dan produktif.

SMK3 diatur dalam Permenaker No. Per. 05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Tujuan penerapan SMK3 yaitu:

  1. Menempatkan tenaga kerja sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai manusia.
  2. Meningkatkan komitmen pimpinan dalam melindungi tenaga kerja.
  3. Meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja untuk menghadapi globalisasi.
  4. Proteksi terhadap industri dalam negeri.
  5. Meningkatkan daya saing dalam perdagangan internasional.
  6. Mengeliminir boikot LSM internasional terhadap produk ekspor nasional.
  7. Meningkatkan pencegahan kecelakaan melalui pendekatan sistem.
  8. Pencegahan terhadap problem sosial dan ekonomi terkait dengan penerapan K3L.

Sesuai Psl. 3 Permenaker No. Per. 05/MEN/1996, untuk perusahaan yang mempekerjakan minimal 100 orang tenaga kerja dan atau ada potensi bahaya ledakan, kebakaran, pencemaran dan penyakit akibat kerja, maka wajib menerapkan SMK3.

Dalam penerapan SMK3, perusahaan wajib:

  1. Menetapkan kebijakan K3 dan menjamin komitmen terhadap penerapan Sistem Manajemen K3. Contoh: tersedianya Kebijakan K3 dan adanya bagian khusus yang menangani pengelolaan K3.
  2. Merencanakan pemenuhan kebijakan, tujuan dan sasaran penerapan K3. Contoh: melalui pelaksanaan activity plan K3 yang telah disusun.
  3. Menerapkan kebijakan K3 secara efektif dengan mengembangkan kemampuan dan mekanisme pendukung yang diperlukan untuk mencapai kebijakan, tujuan dan sasaran K3. Contoh: melalui kampanye K3 di bulan K3, pelaksanaan training K3.
  4. Mengukur, memantau dan mengevaluasi kinerja K3 serta melakukan tindakan perbaikan dan pencegahan. Contoh: adanya Safety Audit sesuai 9 kriteria dalam Key Elemen Survey (KES).
  5. Meninjau secara teratur dan meningkatkan pelaksanaan Sistem Manajemen K3 secara berkesinambungan dengan tujuan meningkatkan kinerja K3. Contoh: adanya proses review pada periode tertentu terhadap pelaksanaan activity plan K3 yang telah disusun.

Apa yang diperoleh perusahaan dari SMK3 yang baik?

  1. Menjadikan sistem manajemen perusahaan berjalan konsisten, efisien dan efektif.
  2. Investasi dalam meminimalkan kerugian yang lebih besar.
  3. Sertifikat SMK3 dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan dan pemerintah kepada perusahaan.
  4. Meningkatkan kepercayaan karyawan kepada perusahaan.
  5. Penghargaan pemerintah kepada perusahaan.
  6. Sebagai tiket menuju perdagangan global.

Dalam hal ini perusahaan membutuhkan sertifikasi OHSAS 18001, sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja berstandar internasional. Hubungi kami sekarang! (klik di sini)