Tag: Joint Accreditation System of Australia and New Zealand (JAS-ANZ)

 

Menjalankan Sistem Manajemen yang Efektif dengan Good Cop versus Bad Cop

Menjalankan sistem manajemen yang efektif tidak hanya dilihat dari hasil pengukuran output saja, dan bagaimana pencapaiannya terhadap target. Tapi juga bagaimana memutuskan ketetapan untuk menjalankan sistem, serta menjadi catatan untuk ukuran efektifivitas proses sistem manajemen.

Good Cop versus Bad Cop. Istilah ini menunjukkan bahwa dalam menjalankan proses bisnis organisasi, Anda  tidak perlu selamanya mengikuti SOP atau prosedur yang sudah Anda tetapkan sebelumnya. Cobalah Anda lihat relevansi SOP atau prosedur tersebut terhadap proses yang Anda jalankan, sudah efektif atau belum.

Good Cop versus Bad Cop, yaitu Anda seperti melihat:

  1. Departemen Produksi versus Departemen QC
  2. Departemen Purchasing versus Departemen Finance AP
  3. Departeneb Marketing versus Departemen Finance AR
  4. Departemen Front liner versus Departemen Operasional
  5. Departemen Gudang versus Departemen Pengiriman
  6. dll.

magnum-force-560-3

Contoh bagaimana mekanisme Good Cop versus Bad Cop berperan dalam efektivitas proses:

Orang Gudang: Kami sudah menyiapkan untuk pengiriman barang nomor DTR.X.1216 per tanggal 6 Juni 2016 ke pelanggan, siap dikirim.

Orang Pengiriman: Dasar Bapak mau keluar barang nomor DTR.X.1216 ini dari mana? Kami tidak pernah mengirimkan jadwal pengiriman gudang dengan nomor tersebut.

Orang Gudang : Kami terima informasi dari Sales kalau barang nomor DTR.X.1216 minta dikeluarkan untuk tanggal 6 Juni 2016.

Pengaruh Tulisan dalam Sistem Manajemen

Tulis apa yang kamu kerjakan dan kerjakan apa yang kamu tulis.” menjadi jargon ISO sejak sistem itu diterbitkan. Sistem Manajemen ISO mempunyai pandangan bahwa sistem manajemen haruslah ada bukti evidence dalam bentuk tertulis. Tulisan tersebut menjadi referensi di dalam pekerjaan aktivitas.

Kita mengenal bentuk tulisan yang menjadi referensi sistem manajemen seperti manual,SOP atau Prosedur, Instruksi Kerja, dan rekaman. Hal tersebut terdapat di dalam sistem manajemen pada tiap-tiap organisasi. Namun, apakah jargon “Tulis apa yang kamu kerjakan dan kerjakan apa yang kamu tulis.” tetap relevan di dalam sistem manajemen saat ini?

Tulisan menjadi penting di dalam sistem manajemen. Tapi jika dilihat dari perkembangan sistem manajemen, saat ini tulisan tidak dibatasi pada bentuk dokumen tertulis . Sejauh informasi menjadi acuan di dalam pekerjaan, maka dapat disebut sebagai dokumen informasi.

Dokumen informasi tidak terbatas pada tulisan saja, juga dapat berupa gambar, grafik, rekaman video, maupun software aplikasi yang menjadi dokumen informasi untuk acuan kerja. Hal ini yang menjadikan sistem manajemen ISO menjadi lebih luwes dan melihat efektivitas documen informasi tersebut menjadi referensi kerja.

Sistem Manajemen ISO yang sudah mengadopsi persyaratan dokumen informasi, seperti ISO 27001:2013, 9001:2015, 14001:2015. Tahun-tahun mendatang trend sistem manajemen ISO akan mempersyaratkan dokumen informasi ke dalam persyaratan sistem.

Oleh karena keluwesan dokumen informasi, maka bagi informasi harus membuat batasan dokumen informasi apa saja yang dapat menjadi referensi kerja. Dengan batasan inilah menjadi dasar penerapan sistem manajemen serta pelaksanaan audit, baik audit internal dan audit eksternal.

Joint Accreditation System of Australia and New Zealand (JAS-ANZ)

SERTIFIKAT ISO MURAH – Joint Accreditation System of Australia and New Zealand (JAS-ANZ) didirikan pada tahun 1991 oleh pemerintah Australia dan Selandia Baru untuk memperkuat hubungan perdagangan antara kedua negara dengan negara-negara lain.

JAS-ANZ adalah anggota dari Forum Akreditasi Internasional (IAF) dan Asosiasi Lembaga Sertifikasi Terakreditasi (AACB). Lembaga akreditasi ini mirip seperti Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan The United Kingdom Accreditation Service (UKAS). JAS-ANZ terakreditasi 67 lembaga penilaian akreditasi (per Juni 2009) yang telah disertifikasi lebih dari 50.000 organisasi di lebih dari 20 negara.

Tujuan dari Joint Accreditation System of Australia and New Zealand (JAS-ANZ) adalah untuk meningkatkan nasional, trans-tasman dan perdagangan internasional melalui akreditasi. Bertujuan untuk mencapai pengakuan internasional untuk keunggulan barang dan jasa Australia dan Selandia Baru.

Perjanjian JAS-ANZ memerlukan JAS-ANZ untuk mengoperasikan sistem akreditasi bersama dan untuk memenuhi empat gol yang berkaitan dengan Integritas dan Kepercayaan, Dukungan Perdagangan, Kaitan dan Internasional Penerimaan.

JAS-ANZ bukanlah akreditasi yang mengeruk keuntungan, tetapi merupakan organisasi pendanaan diri internasional. Organisasi ini adalah non-diskriminatif. Dalam hal ini, JAS-ANZ akan menerima aplikasi dari lembaga penilaian akreditasi yang beroperasi di mana saja di dunia.

JAS-ANZ menawarkan program akreditasi dan akan bekerja sama dengan badan pengawas untuk menciptakan skema sertifikasi, termasuk di daerah, namun tidak terbatas pada:

  1. Proses bisnis dan perbaikan lingkungan
  2. Keamanan Pangan
  3. Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan.

JAS-ANZ menawarkan akreditasi untuk program-program berikut:

  1. Sistem sertifikasi manajemen seperti sistem manajemen mutu (AS/NZS ISO 9001), sistem manajemen lingkungan (AS/NZS ISO 14001), dan lain-lain.
  2. Sertifikasi produk seperti Codemark, Watermark dan lain-lain
  3. Sertifikasi personil
  4. Inspeksi
  5. Validasi Gas Rumah Kaca dan verifikasi